Indonesia Coffee Event Mencari Barista Terbaik, Ahli Meramu Kopi Lezat

Rahma Sari · Kamis, 11 Januari 2018 - 20:21 WIB

Meramu kopi terbaik (Foto: Odyssey)

JAKARTA, iNews.id - Tren masyarakat pencinta kopi di Indonesia semakin meningkat. Coffeeshop banyak ditemukan di ruas jalan, mal, hingga perkantoran. Tren ini membuat profesi barista dikenal oleh publik.

Untuk dapat membuat segelas kopi, seorang barista harus mampu meramu formulasi panjang dan bereksperimen tanpa henti. Oleh karena itu, barista harus memiliki kompetensi untuk menghadirkan produk yang optimal.

Kompetisi kopi terbesar, Indonesia Coffee Event, hadir untuk mengasah skill para barista untuk meramu kopi. Kebanyakan dari mereka adalah anak muda.

Ketua Panitia Indonesia Coffee Event 2018 Yudistira Bawono mengatakan, kompetisi ini memiliki tujuan awal, yaitu mencari barista terbaik di Indonesia. Kemudian mengirimnya sebagai delegasi yang mewakili Indonesia pada ajang kompetisi kopi dunia.

"Pemenang dari setiap kompetisi ICE 2018 akan mewakili Indonesia di ajang‎ kejuaraan dunia. Semoga wakil Indonesia tahun ini dapat menoreh prestasi lebih baik demi mengangkat pamor perkopian Indonesia di kancah global," kata Yudistiro, ditemui iNews.id, di Hotel Artotel, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Seluruh pemenang, nantinya diberangkatkan untuk bertanding ke ajang kejuaraan World Barista Championship (WBC) di Amsterdam, World Brewer Cup Championship (WBrC) dan World Cup Tasters Championshop (WCTC) di Dubai, serta World Latte Art Championship (WLAC) yang akan diselenggarakan di Brasil.

Pada kompetisi dunia tahun lalu, perwakilan Indonesia mengalami peningkatan peringkat dibandingkan tahun lalu. Yoshua Tanu menduduki peringkat 13 World Barista Championship (WBC), Ovie Kurnia peringkat 18 World Latte Art Championship (WLAC), Harison Chandra peringkat tujuh World Brewer Cup Championship (WBrC), dan Dimas Julianur Fajar peringkat 13 World Cup Tasters Championshop (WCTC).

"Targetnya untuk tahun ini, Indonesia bisa masuk 10 besar peringkat dunia," tutur Yudistira.


Editor : Vien Dimyati

KOMENTAR