Ini Alasan Spons Cuci Piring Harus Diganti Dua Minggu Sekali

Vien Dimyati · Kamis, 11 Januari 2018 - 18:00 WIB

Ilustrasi spons cuci piring (Foto: Insider)

JAKARTA, iNews.id - Dari seluruh ruangan rumah, dapur menjadi salah satu tempat yang banyak menyimpan bakteri. Di ruangan ini, Anda mengolah makanan, mulai dari daging, unggas, dan sayuran.

Terutama untuk bagian wastafel. Jangan biarkan spons pencuci piring, terkontaminasi dengan bakteri dari cairan daging dan unggas. Bagi Anda yang ingin menciptakan dapur sehat, tentunya ada beberapa persyaratan untuk menjaga kebersihan. Salah satunya mengganti spons pencuci piring setiap dua minggu sekali.

Sebuah studi ilmiah yang diterbitkan"Scientific Reports" pada edisi Juli 2017, melaporkan, spons dapur adalah benda paling banyak terjangkit bakteri di dapur rumah.

Ahli mikrobiologi makanan dari Drexel University, Jennifer Quinlan mengatakan, Anda harus sering mencuci spons agar bakteri yang menempel dan berbahaya bisa hilang.

Menurut Quinlan, aturan pemakaian spons yang bagus adalah jangan pernah menggunakan spons untuk membersihkan buah. "Apalagi jika spons tersebut terkontaminasi dengan cairan daging mentah atau unggas. Ini akan sangat berbahaya. Sebaiknya, Anda menggunakan kertas yang bisa dibuang," ujar Quinlan kepada NPR's Michaeleen Doucleff, selaku experienced scientist and science journalist, seperti dikutip iNews.id, melalui Insider, Kamis (11/1/2018).

Quinlan menyarankan, untuk menjaga kebersihan dapur, sebaiknya Anda tidak menggunakan spons yang sama, selama lebih dari dua minggu. Penggantian spons secara berkala bisa mencegah bakteri berkembang. Ini adalah kunci terbaik agar dapur selalu terjaga kebersihannya dan sehat.

Menurut USDA, taruh spons Anda di mesin pencuci piring atau membiarkannya tetap kering. Bisa juga Anda memanaskan spons basah di microwave selama satu menit. Dengan begitu, Anda bisa memberantas bakteri yang ada pada spons.


Editor : Vien Dimyati

KOMENTAR