Jalan-Jalan ke Asia, Jangan Lakukan 5 Hal Ini

Rahma Sari · Senin, 12 Februari 2018 - 07:43 WIB

Serunya liburan ke Jepang. (Foto: Crossingtravel)

JAKARTA, iNews.id - Asia memiliki berbagai tempat wisata yang indah. Bersiaplah merencanakan perjalanan, mengemasi tas, dan membawa panduan bahasa.

Semuanya sangat mengasyikkan sampai Anda turun dari pesawat terbang. Anda akan bertualang ke berbagai tempat wisata, menikmati kuliner, dan bertemu dengan penduduk lokal. Selain itu, Anda akan menemukan budaya yang berbeda dan sangat bervariasi antar negara.

Saat jalan-jalan, cobalah sebisa mungkin tidak melakukan kesalahan yang tidak disengaja, sehingga Anda bisa tersenyum  ramah dan tidak merasa menyesal karena melakukan kesalahan. Berikut ini beberapa tips tentang cara menghindari kesalahan yang akan membuat Anda tidak canggung saat melakukan perjalanan, dilansir iNews.id melalui Afar, Senin (12/2/2018).

Tidak Menyentuh Kepala

Menyentuh kepala seseorang dianggap sangat kasar bagi sebagian besar masyarakat di wilayah Asia. Dalam budaya Buddhis, kepala adalah bagian tertinggi tubuh dan dianggap suci. Kaki di sisi lain adalah bagian tubuh yang paling rendah dan dianggap kotor.

Jadi, di negara-negara dengan populasi Buddhis yang besar seperti China, Thailand, Laos, dan Kamboja, menafsirkan bahwa menyentuh kepala seseorang adalah gerakan yang sangat invasif. Dengan cara yang sama,  menunjuk kaki Anda kepada siapa pun itu akan menyinggung perasaan mereka.

Makan dengan Tangan

Di Nepal, India, dan negara-negara Muslim seperti Bangladesh, Indonesia, dan Malaysia, sangat sopan jika makan dengan tangan. Di negara-negara tersebut, makanan dimakan dengan tangan kanan tidak pernah dengan tangan kiri. Tangan kiri digunakan untuk kegiatan sanitasi. Lalu jika Anda di Kathmandu, jangan gunakan tangan kiri untuk mengambil barang, dan jangan menunjuk dengan tangan kiri di Dhaka.

Tidak Ikut Minum Soju

Di Korea, tidak ikut minum sama kasarnya menolak makanan yang ditawarkan. Sangat tidak sopan untuk tidak ikut bersulang saat seseorang menawari Anda soju atau bir Korea. Soju adalah simbol persahabatan dan menolaknya akan menjadi penghinaan. Selain itu, ada anggapan bahwa Anda harus selalu menuangkan teh atau alkohol untuk orang lain sebelum menuangkannya untuk diri sendiri.

Jangan Membuang Ingus

Makanan pedas memang dapat menyebabkan pilek. Jika Anda tidak ingin mengeluarkan teman makan malam Anda, hentikan membuang ingus di meja saat di Jepang, Korea, atau China. Jika mendesak, Anda sebaiknya meninggalkan meja.

Jangan Memberi Tip

Memberi tip di Jepang sama saja dianggap menghina. Mereka tidak pernah mengharapkan mendapatkan tip, pekerja Jepang merasa mereka dibayar untuk melakukan pekerjaan mereka dan merasa bangga melakukannya dengan baik. Mereka tidak membutuhkan insentif tambahan yang dianggap memandang rendah dan memalukan.


Editor : Tuty Ocktaviany

KOMENTAR