Jeruk Mandarin Selalu Ada saat Imlek, Ini Alasannya

Rahma Sari · Sabtu, 10 Februari 2018 - 18:05 WIB

Jeruk Mandarin (Foto: Whrhsarrowhead)

JAKARTA, iNews.id - Tidak lama lagi, warga Tionghoa akan merayakan Imlek. Kemeriahan Imlek selalu identik dengan makanan khas berupa kue keranjang, mi hingga jeruk Mandarin.

Salah satu Makanan wajib yang disajikan untuk menyemarakan perayaan Imlek adalah jeruk mandarin. Jeruk mandarin yang disajikan saat Imlek tak hanya  untuk dimakan, namun memiliki makna. Mulai dari nama, warna, hingga rasa, semua memiliki makna.

Jeruk dalam bahasa Mandarin disebut chi zhe. Chi berarti rezeki dan zhe berarti buah. Jadi, makna jeruk adalah buah pembawa rezeki.

Buah Mandarin yang berwarna orange juga memiliki makna. orange dianggap sebagai lambang emas yang berarti rezeki berupa uang. Lalu, kenapa jeruk ini ditambahi dengan nama jeruk Mandarin. Hal ini dikarenakan, dahulu jeruk hanya disediakan untuk pejabat di China.

Buah jeruk biasanya tak hanya dikonsumsi sendiri, namun dibagikan kepada sanak saudara. Makna dari membagikan jeruk tersebut adalah dengan memberi, maka rezeki dapat terus bertambah.

Rasa buah yang terasa asam dan manis diibaratkan kehidupan manusia. Dalam hidup, tidak mungkin semua hal berjalan sesuai dengan rencana dan selalu bahagia, pasti selalu ada masalah.

Jeruk biasanya diletakan dalam wadah lalu diberi amplop merah. Selain itu jeruk juga biasa dijual dalam bentuk pohon lalu diberi hiasan amplop atau hiasan berwarna merah sebagai simbol uang atau keberuntungan.


Editor : Vien Dimyati

KOMENTAR