Sambut Imlek, Kelenteng Tertua di Jakarta Memikat Turis Dunia

Rahma Sari · Senin, 12 Februari 2018 - 17:48 WIB

Kelenteng tertua di Jakarta diincar turis (Foto: iNews.id/Rahma)

JAKARTA, iNews.id - Tidak lama lagi umat Tionghoa akan menyambut perayaan Tahun Baru Imlek. Berbagai kelenteng di Jakarta memikat turis mancanegara. Tampaknya kelenteng ini sudah bersiap menyambut Imlek. Seperti yang dilakukan oleh kelenteng Jin De Yuan, Glodok, Jakarta Barat. Kelenteng tertua di Jakarta ini sudah mulai melakukan ritual pembersihan.

Sebagai kelenteng tertua di Jakarta, Jin De Yuan menjadi salah satu kelenteng yang menjadi objek wisata turis dari berbagai dunia. Sebut saja turis dari Amerika, Belanda, Jerman, Inggris dan lainnya. Kebanyakan dari turis ini ingin mengunjungi bangunan tertua ini.

Lantas, seperti apa persiapan Kelenteng Jin De Yuan dalam menyambut Imlek? Berikut ulasan iNews.id, ketika berkunjung ke Kelenteng Jin De Yuan, di Kawasan Glodok, Jakarta Barat, Senin (12/2/2018).

Seperti kelenteng lainnya, berbagai ornament naga, lampu lampion hingga hiasan berwarna merah menyemarakan suasana Imlek. Sebelum masuk ke dalam kelenteng, Anda akan melihat lampion dan hiasan naga yang sengaja di pasang di bagian depan.

"Hiasan naga dan beberapa lampion memang sengaja dipasang untuk menyemarakan Imlek. Sudah menjadi tradisi, ornament ini selalu dipasang setiap tahun," ujar Pengurus Wihara Darma Bakti, Gunawan Djajaputra.

Persiapan lainnya yang dilakukan adalah bersih-bersih perlengkapan patung, dinding, hingga hiasan lainnya. Menurut Gunawan, ada ribuan orang yang akan datang saat Imlek jadi semua benda yang ada di kelenteng ini dibersihkan.

Kelenteng Jin De Yuan merupakan salah satu tempat wisata di Jakarta. Setiap hari selalu ada wisatawan yang berkunjung ke kelenteng ini. Wisatawan yang datang adalah warga lokal maupun mancanegara.

"Banyak wisatawan yang datang. Misalnya, wisatawan asing yang datang biasanya rombongan. Mereka membawa tour guide. Kelenteng ini adalah bangunan tua, sehingga dijadikan sebagai salah satu objek wisata. Tidak menutup kemungkinan pada saat Imlek, akan banyak wisatawan yang datang, seperti dari Amerika, Belanda, Inggris, hingga Jerman," ujar Gunawan.

Kelenteng Jin De Yuan merupakan Kelenteng tertua di kawasan Glodok, Jakarta Barat. Kelentang Jin De Yuan didirikan pada 1650 oleh Letnan Kwee Hoen dan diberi nama Koan-Im Teng atau biasa disebut Paviliun Guan Yin.

Penyebutan kelenteng bermula saat orang Betawi menanyakan etnis Tionghoa ingin pergi ke mana dan dijawab Ke “Kuan Im Teng”. dari kata tersebut terdengar seperti kata  "ke len teng". Dari sinilah masyarakat mulai mengenalnya sebagai kelenteng.

Dewi Anggraini, salah satu wisatawan yang datang mengungkapkan, dia bersama rombongan dari perusahaan sedang jalan-jalan dan memilih kelenteng Jin De Yuan sebagai tujuan wisata. "Karena momennya mau Imlek, jadi pilih jalan-jalan ke sini," ucap Dewi.

Menurut dia, berkunjung ke kelenteng menjadi salah satu upaya agar seseorang bisa menghargai dan belajar mengenai keberagaman di Indonesia. "Seru, karena bisa lihat tempat ibadah dan cara beribadah di sini. Ini menjadi pengalaman seru banget," tutur Dewi.


Editor : Vien Dimyati

KOMENTAR