Unik, Ritual Mandi di Sungai Suci India Terlihat hingga Luar Angkasa

Rahma Sari · Rabu, 10 Januari 2018 - 10:00 WIB

Keunikan objek wisata India (Foto: Panda reviewz)

JAKARTA, iNews.id - Jika Anda ingin jalan-jalan melihat pemandangan indah, menikmati rempah-rempah beraroma dan merasakan budaya penuh warna, India menjadi negara yang harus dikunjungi.

India adalah negara penuh dengan satwa liar dan pengalaman menarik.Siapa pun akan tertarik untuk datang ke sana dan berjalan-jalan menikmati berbagai objek wisata.

Salah satu tradisi yang mendunia dari India adalah Festival Grand Pitcher yang menghadirkan 60 juta orang hingga terlihat dari ruang angkasa.

Ingin tahu fakta unik lainnya dari India yang perlu diketahui? Berikut ini beberapa faktanya, seperti dirangkum iNews.id, melalui Readersdigest, Rabu (9/1/2018).

Kumbh Mela

Kumbh Mela atau Festival Grand Pitcher adalah sebuah ziarah yang dilakukan oleh agama Hindu. Orang Hindu berkumpul untuk mandi di sebuah sungai suci setiap 12 tahun. Pada tahun 2011, pertemuan tersebut begitu populer sehingga 60 juta orang hadir, bahkan terlihat dari luar angkasa.

Sampo asli

Ide sampo pertama kali dibuat di India menggunakan ramuan herbal untuk membersihkan rambut. Kata 'sampo' berawal dari bahasa Sansekerta champu yang diterjemahkan sebagai 'dipijat'. Sampo dibuat oleh seorang Muslim dari Benggali (India) bernama Sake Dean Mahomet. Dia membawa sampo ke daratan Eropa pada tahun 1759.

Teratai

Teratai adalah bunga sakral yang dihormati oleh orang Hindu dan Budha yang terlihat di sebagian besar arsitektur dan seni mereka. Rumah ibadah Bahá'í di Delhi, yang umumnya dikenal sebagai "Kuil Teratai", berbentuk seperti bunga dan menawarkan 27 kelopak marmer yang sangat besar.

Voting kebebasan

India membanggakan demokrasi terbesar di dunia. Pada 2009, tepatnya ada 417.037.606 pemilih yang  memilih di 830.866 tempat pemungutan suara yang tersedia.

India pernah menjadi pulau

Lebih dari 100 juta tahun yang lalu, India adalah sebuah benua. Saat dinosaurus berkeliaran di bumi, awalnya melekat pada 'supercontinent' kuno bernama Gondwanaland. Lalu berhenti 50 juta tahun kemudian membentuk tanah itu sendiri sebelum bertabrakan dengan Asia dan menjadi benua seperti sekarang. Palaeontologists menemukan bukti ini dari fosil kerang laut yang terletak tinggi di pegunungan.


Editor : Vien Dimyati

KOMENTAR