Bakal rekrut 125.000 pekerja, Amazon naikkan gaji awal jadi Rp256.000 per jam.
Suparjo Ramalan

NEW YORK, iNews.id - Amazon akan menaikkan gaji awal menjadi 18 dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp256.000 per jam untuk 125.000 karyawan baru di sektor transportasi dan pemenuhan pesanan (fulfillment) di sejumlah wilayah AS. Bahkan, di sejumlah lokasi, gaji yang diberikan kepada pekerja baru bisa mencapai 22,5 dolar AS atau Rp320.000 per jam.

Beberapa lokasi juga menawarkan bonus masuk hingga 3.000 dolar AS atau Rp42,7 juta. Amazon juga memberikan pekerja penuh waktu asuransi kesehatan, mata, dan gigi, serta program pensiun dan cuti berbayar bagi orang tua hingga 20 minggu. 

Dikutip dari CBS News, raksasa e-commerce ini juga akan membayar biaya kuliah untuk 750.000 karyawan AS yang bekerja paruh waktu mulai Januari 2022. 

Kenaikan gaji tersebut dilakukan di tengah perjuangan banyak pengusaha di AS untuk mempekerjakan pekerja baru karena kekurangan tenaga kerja akibat pandemi Covid-19. Beberapa bisnis menyalahkan tunjangan pengangguran Covid-19 atas kelangkaan pekerja yang memenuhi syarat.

Wakil Presiden Layanan Pengiriman Amazon Dave Bozeman mengatakan, gaji awal rata-rata 18 dolar AS per jam akan efektif di wilayah pasar tenaga kerja yang ketat, sementara di wilayah lainnya, perusahaan akan tetap membayar gaji minimum 15 dolar AS per jam. 

"Akibat pandemi, kami melihat ketatnya pasar tenaga kerja di area tertentu daripada yang lain. Kami harus memastikan kami memiliki upah yang kompetitif di area itu," kata Bozeman.

Adapun wilayah tersebut, termasuk negara bagian Kentucky, Iowa, dan Ohio. Bozeman menuturkan, rencana perusahaan akan merekrut 125.000 pekerja baru bukan bagian dari dorongan perekrutan musiman. Adapun perekrutan tersebut akan diumumkan pada akhir tahun ini. 

Sementara itu, Amazon telah membuka lebih dari 250 gudang pada 2021. Perusahaan akan membuka 100 gedung baru di bulan ini. 


Editor : Jujuk Ernawati

BERITA TERKAIT