Gedung Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed). (Foto: Reuters)
Cahya Puteri Abdi Rabbi

JAKARTA, iNews.id - Ada sejumlah saham yang wajib dikoleksi investor menjelang hasil pertemuan Bank Sentral Amerika Serikat atau The Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (21/9/2022) waktu setempat. 

Nasib suku bunga The Fed akan kembali diputuskan dalam pertemuan tersebut, di mana The Fed diproyeksi masih akan menaikkan suku bunganya secara agresif hingga 100 basis poin demi meredam laju inflasi.

Head of Investment Reswara Gian Investa, Kiswoyo, mengatakan sejalan dengan keputusan The Fed yang diramal akan kembali menaikkan suku bunga, Bank Indonesia (BI) pun diprediksi akan mengambil langkah serupa, yakni dengan menaikkan tingkat suku bunga acuan.

“Tahun ini kita memang sedang kejar-kejaran dalam hal kenaikan suku bunga, tapi tahun depan sepertinya akan mulai melandai,” kata Kiswoyo, dalam 2nd Session Closing IDX Channel, Rabu (21/9/2022).

Menjelang pengumuman The Fed, lanjutnya, Kiswoyo merekomendasikan para investor untuk menambah portofolio investasinya pada saham-saham yang berperan sebagai penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Adapun, saham-saham tersebut antara lain, PT Bank  Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Astra Internasional Tbk (ASII), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

“Kita juga bisa membeli saham lapis dua sebagai pengimbang portofolio agar lebih maksimal,” ujar Kiswoyo.


Editor : Jeanny Aipassa

BERITA TERKAIT