Jelang pertemuan OPEC, harga minyak mentah tertekan. (Foto: Istimewa)
Dinar Fitra Maghiszha

NEW YORK, iNews.id - Harga minyak mentah dunia mengalami koreksi di pembukaan perdagangan awal pekan ini. Berdasarkan data bursa Intercontinental Exchange Senin (1/8/2022), hingga pukul 09.21 WIB, minyak mentah brent kontrak Oktober turun 1,14 persen menjadi 102,78 dolar AS per barel.

Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) di New York Mercantile Exchange (NYMEX) untuk pengiriman Oktober tertekan 1,39 persen menjadi 95,41 dolar AS per barel.

Kedua benchmark harga minyak ini sebelumnya mengalami rebound lebih dari 2 dolar AS per barel pada Jumat (29/7/2022) pekan lalu, meskipun secara bulanan masih tertekan dipicu sentimen inflasi dan tren kenaikan suku bunga yang meningkatkan kekhawatiran resesi sekaligus dapat mengikis permintaan bahan bakar.

Pasar sedang menantikan pertemuan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, akan membahas kebijakan produksi pada Rabu (3/8/2022) mendatang.

Dua dari delapan sumber OPEC+ dalam survei Reuters mengatakan, ada kenaikan moderat untuk September, sementara sisanya mengatakan produksi kemungkinan akan tetap stabil. Pertemuan itu terjadi setelah Presiden AS Joe Biden mengunjungi Arab Saudi bulan lalu.

"Kunjungan Presiden Biden ke Arab Saudi tidak serta merta membuat produsen mengirimkan minyak secara langsung, meskipun kami percaya bahwa Kerajaan Saudi akan terus meningkatkan produksi mereka secara bertahap," kata analis RBC Capital Helima Croft dalam sebuah catatan, dikutip dari Reuters, Senin (1/8/2022).

Dari Amerika Serikat, produksi minyak dikabarkan terus meningkat. Itu terjadi karena jumlah rig naik menjadi 11 pada Juli lalu, meningkat untuk rekor 23 bulan berturut-turut.


Editor : Jujuk Ernawati

BERITA TERKAIT