IHSG hari ini diprediksi melemah pada sepanjang perdagangan akibat sentimen negatif dari indeks Wall Street yang terpengaruh The Fed. (Foto: Dok. MPI)
Anggie Ariesta

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi melemah pada sepanjang perdagangan akibat sentimen negatif dari indeks Wall Street yang terpengaruh The Fed. IHSG diperkirakan bergerak di rentang 7.108-7.213.

Penasihat Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) sekaligus analis MNC Sekuritas, Edwin Sebayang mengatakan, IHSG bakal dibayangi oleh indeks Dow Jones yang kembali terpuruk di hari keempat sebesar 0,88 persen.

"Menyusul komentar terbaru dari Cleveland Federal Reserve President Loretta Mester (Fed Voting Member), sebagai kelanjutan dari komentar New York Fed President dan Chairman The Fed, Jerome Powell, tidak kendur untuk menaikkan FFR dalam memerangi inflasi," ujar Edwin dalam risetnya, Kamis (1/9/2022).

Di sisi lain, jika melemahnya Indeks DJIA tersebut dikombinasikan dengan kembali turunnya harga beberapa komoditas seperti Oil turun di hari kedua sebesar 3,37 persen (sehingga selama dua hari saja Oil sudah turun tajam 8,55 persen), CPO turun di hari keempat sebesar 1,08 persen, Gold turun di hari keempat sebesar 0,82 persen, serta Timah turun cukup tajam di hari pertama sebesar 4,44 persen.

"Berpotensi menjadi sentimen negatif bagi perdagangan di awal bulan September ini ditengah masih alotnya tarik menarik rencana kenaikan harga BBM domestik," ucap Edwin.

Saham rekomendasi Buy: ADMR, ADHI, UNTR, TOWR, BBNI, KLBF, MAPI, BMRI, PTPP, INTP

Saham-saham rekomendasi Edwin Sebayang yang dapat menjadi pilihan diantaranya:
ADMR 1,630 - 1,800
ADHI 770 - 850
UNTR 32,150 - 35,550
TOWR 1,180 - 1,300
BBNI 8,100 - 8,950


Editor : Aditya Pratama

BERITA TERKAIT