Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: dok iNews)
Rina Anggraeni

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati, mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 bisa mencapai angka 6 persen. 

Sebelumnya, dalam pidato kenegaraan menyambut HUT ke-76 Kemerdekaan RI, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mematok pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 sebesar 5,5 persen. 

"Kita akan fokus meningkatkan  produktivitas ekonomi. Presiden menyampaikan penerintah berusaha pada  5,5 persen dan seterusnya akan di atas 6 persen," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Senin (16/8/2021).

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah mulai pulih di kuartal II 2021, yakni berada di kisaran 7 persen. Hingga akhir tahun ini diprediksi ekonomi RI bisa tumbuh antara 3,7 persen hingga 4,5 persen.

Menkeu menjelaskan, pemerintah terus mewaspadai kondisi ekonomi di tengah masa pandemi. Apalagi laju pemulihan ekonomi saat ini sangat ditentukan dengan kecepatan negara-negara mengakses vaksin Covid-19.

"Kita harus terus mewaspadai ekonomi ini karena akan menimbulkan komplikasi dari sisi polisi responsnya dan seperti bapak presiden sampaikan di dalam pidato kenegaraan Indonesia juga memperjuangkan agar akses vaksin bisa terus diperoleh oleh semua negara dan segmen masyarakat," ujar Sri Mulyani.

Dia mengungkapkan, kualitas SDM, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial harus terkoneksi dengan tepat. Untuk itu, belanja pemerintah memang ditujukan untuk kesehatan dan bantuan sosial , tentu kesehatan penting.

"Ini tantangan dan tugas ke depan," kata Sri Mulyani.


Editor : Jeanny Aipassa

BERITA TERKAIT