Memasuki awal tahun 2021, masyarakat dihadapkan oleh berbagai macam kenaikan harga, tak terkecuali juga tarif tol. (Foto: Antara)
Giri Hartomo

JAKARTA, iNews.id - Memasuki awal tahun 2021, masyarakat dihadapkan oleh berbagai macam kenaikan harga, tak terkecuali juga tarif tol. Sebab memasuki awal tahun ini, beberapa ruas tol mengalami kenaikan di mana yang paling baru adalah ruas tol lingkar luar Bogor (Bogor Outer Ring Road/BORR) yang akan naik pada 30 Januari 2021 mendatang. 

Kepala Bagian Umum Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kemetnerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mahbullah Nurdin mengatakan, kenaikan atau penyesuaian tarif jalan tol secara bersamaan karena waktu jatuh temponya yang berdekatan. Apalagi, saat ini semakin banyak ruas tol yang waktu pengoperasiannya dilakukan secara bersamaan. 

“Karena memang waktu jatuh temponya berdekatan, sekarang ini sudah semakin banyak tol yang operasi sehingga semakin banyak waktunya yang bersamaan,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (29/1/2021). 

Selain itu, lanjut Nurdin, penyesuaian tarif tol juga tertuang dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Dalam pasal 48 disebutkan juga bahwa tarif tol akan dilakukan evaluasi dan penyesuaian setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi. 

“Dalam Undang-Undang dan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol ( PPJT) jelas tiap dua tahun ada penyesuaian,” ucapnya.

Lagi pula, alasan mengapa bersamaan karena ada beberapa ruas tol yang mengalami penundaan penyesuaian. Contohnya saja Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang seharusnya naik pada akhir 2020, namun baru desesuaikan di 2021. 

“Yang kemarin itu (ruas tol yang baru naik tarifnya) sebetulnya harusnya tahun 2020 penyesuaiannya tapi kita tunda sampai 6-7 bulan,” katanya.



Editor : Ranto Rajagukguk

BERITA TERKAIT