Podcast Kata Dochi episode 25 mengupas soal bagaimana cara persaingan sebuah brand di pasaran. (Foto: Istimewa)
Siska Permata Sari

JAKARTA, iNews.id - Berawal dari kesenangan, bisa saja kita memiliki pemikiran untuk membuat sesuatu yang membuat diri kita merasa puas. Jika muncul ide untuk membuat suatu brand baru tidak bisa dipungkiri akan muncul pertanyaan seperti apakah brand kita bisa ikut bersaing di pasaran? Bagaimana cara kita agar memiliki brand yang lebih menonjol daripada brand-brand lain?

Di episode Podcast Kata Dochi   kali ini kedatangan owner dari Maternal Disaster, Vidi Nurhadi.  Maternal Disaster yang merupakan brand dari pakaian dan aksesoris yang dikenal dengan karakteristiknya sendiri hingga masih bertahan diantara persaingan-persaingan brand lain.

Vidi menceritakan dari awal terbentuknya brand dari 2002 atau 2003 hingga menjadi Maternal Disaster sekarang. Yang awalnya tidak direncanakan untuk membentuk suatu brand dan memiliki penghasilan dari penjualan, Vidi dan teman-temannya yang telah menjadi timnya bersama-sama membangun brand Maternal Disaster. 

Walaupun sempat ditolak di berbagai toko, namun pada akhirnya mereka berhasil dikenal dan mulai berkembang secara perlahan.
Sempat melakukan pinjaman ke bank di 2013, membuat Maternal Disaster mulai berjalan lebih serius dan memperlebar sayapnya lagi dengan membuka toko karena sudah memiliki resiko yang harus ditanggung. 

Seperti pembentukan awal, pendirian toko pun sebenarnya tidak ada di rencana Vidi dan timnya.

Bagaimana sih kelanjutan awal mula dari dibangunnya Maternal Disaster ini dan bagaimana agar bisa bertahan? Apa kunci dari kesuksesan brand yang dibentuk dari nol hingga bisa menjadi seperti sekarang? Yuk dengerin Podcast Kata Dochi Eps 25  hanya di Radio+ bagian dari RCTI+. Unduh aplikasi RCTI+ di Google Play Store dan Apple Apps Store.


Editor : Elvira Anna

BERITA TERKAIT