Israel membombardir 4 lokasi Hamas di Jalur Gaza pada Sabtu (21/8) sebagai pembalasan atas tentaranya yang ditembak di perbatasan (Foto: Reuters)
Anton Suhartono

TEL AVIV, iNews.id - Beberapa jet tempur Israel kembali menyerang Jalur Gaza Sabtu (21/8/2021) malam sebagai buntut dari bentrokan di perbatasan kedua wilayah. Bentrokan itu melukai 41 warga Palestina, termasuk dua orang kritis, sementara di pihak Israel satu tentara terluka.

Serangan udara menargetkan lokasi-lokasi Hamas, kelompok perlawanan yang menguasai Gaza. Tidak ada laporan korban akibat serangan tersebut. 

"Jet tempur Israel menyerang empat tempat penyimpanan senjata dan pabrik (Hamas)," bunyi pernyataan militer Israel, dikutip dari Reuters, Minggu (22/8/2021).

Ratusan warga Gaza menggelar unjuk rasa di perbatasan untuk mendukung Yerusalem. Mereka berkumpul di dekat perbatasan yang dijaga ketat pasukan Israel. Militer mengklaim ada warga yang berusaha menaiki pagar perbatasan hingga memicu kerusuhan.

"IDF (Pasukan Pertahanan Israel) merespons dengan cara membubarkan kerusuhan, termasuk bila perlu melepaskan tembakan," demikian isi pernyataan.

Disebutkan, seorang tentaranya mengalami luka serius sedang menjalani perawatan, tanpa menyebutkan jenis cederanya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan salah satu dari dua warga Gaza yang terluka parah merupakan bocah 13 tahun yang terkena tembakan di kepala. Para korban lain terkena tembakan di punggung dan perut.

Akibat memanasnya situasi di perbatasan Gaza, Israel mengirim pasukan tambahan. Bahkan militer menambah titik lokasi sistem anti-rudal Iron Dome.

Juru Bicara Hamas Fawzi Barhoum menegaskan serangan udara Israel terbaru ini tak akan mengurangi perlawanan warga Gaza atas penindasan Zionis Israel.

"(Israel) Berusaha menutupi kegagalan dan kekecewaannya di hadapan rakyat kami atas perlawanan mereka yang gagah berani," ujarnya.


Editor : Anton Suhartono

BERITA TERKAIT