Korea Utara melakukan uji coba rudal balistik pada 15 September lalu, dan ditayangkan di televisi lokal. (Foto: Reuters)
Ahmad Islamy Jamil

PYONGYANG, iNews.idKorea Utara kembali melepaskan rudalnya ke Laut Jepang dalam uji coba senjata pada Selasa (28/9/2021) kemarin. Kantor berita resmi negara itu, KCNA, melaporkan bahwa rudal tersebut adalah rudal hipersonik yang baru dikembangkan Korut.

Uji coba senjata itu berlangsung di saat Pyongyang mendesak Amerika Serikat dan Korea Selatan untuk menyudahi “standar ganda” yang mereka terapkan terkait pengembangan senjata Korut. Negara komunis itu pun meminta agar AS memulai kembali perundingan diplomatik untuk mencabut sanksi internasional terhadap Korut.

Laporan KCNA mengungkapkan, pengembangan sistem senjata akan meningkatkan kemampuan pertahanan Korea Utara. Namun, Pemimpin Korut Kim Jong Un tidak ikut memeriksa peluncuran senjata baru tersebut.

“Dalam uji peluncuran pertama, para ilmuwan pertahanan nasional mengonfirmasi kontrol navigasi dan stabilitas rudal di bagian aktif,” kata laporan KCNA.

Rudal hipersonik yang disebut Hwasong-8 itu memiliki sejumlah spesifikasi teknis, antara lain kemampuan manuver pemandu, serta karakteristik penerbangan meluncur dari hulu ledak peluncur hipersonik yang terlepas.

Pada Senin (27/9/2021), Duta Besar Korea Utara untuk PBB, Kim Song, menyerukan agar Amerika Serikat melepaskan “kebijakan permusuhan” terhadap Pyongyang. Dia mengatakan, tidak ada satu pun pihak yang berhak melarang Korea Utara untuk membela diri dan menguji persenjataannya.

“Tidak ada yang dapat menyangkal hak membela diri yang benar bagi DPRK (Korut) untuk mengembangkan, menguji, memproduksi, dan memiliki sistem senjata, yang setara dengan yang dimiliki atau dikembangkan oleh mereka (AS dan Korea Selatan),” kata Kim saat berpidato di Majelis Umum PBB, kemarin.

Kim mengungkapkan Korea Utara tidak akan pernah melanggar atau membahayakan keamanan Amerika Serikat, Korea Selatan, dan negara-negara tetangga. “Kami hanya membangun pertahanan nasional kami untuk membela diri dan menjaga keamanan dan perdamaian negara secara andal,” tuturnya.


Editor : Ahmad Islamy Jamil

BERITA TERKAIT