Ilustrasi (Foto: AFP)
Sri Lestari

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan pengumuman dibolehkannya melakukan ibadah Umroh bagi jamaah yang sudah divaksin, Senin (5/4/2021) malam. Namun, Konsul Haji Konsulat Jenderal RI (KJRI) di Jeddah Endang Jumali menyatakan aturan tersebut tidak berlaku bagi 20 negara yang dilarang masuk Arab Saudi termasuk Indonesia.

"Itu kan pengumuman cuma buat ekspatriat, warga negara kita yang ada di Arab Saudi, dan negara-negara yang tidak disuspend. Jadi untuk Indonesia belum bisa masuk akses" ujar Endang saat dihubungi MNC, Selasa (6/4/2021)

Dia tetap mengupayakan untuk dibolehkannya jemaah asal Indonesia untuk setidaknya beribadah umroh. Namun, semua kembali pada ketetapan otoritas Arab Saudi.

"Komunikasi dan koordinasi sudah kita lakukan. Apakah memungkinkan atau tidak kembali kepada otoritas Arab Saudi dengan melihat perkembangan di setiap negara yang disuspend itu," ujar Endang.

Dia menyatakan sampai saat ini pihaknya masih dalam tahap menunggu informasi resmi pihak Arab Saudi terkait kapan dibuka kembali akses terhadap 20 negara tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melarang masuk warga dari 20 negara mulai 3 Februari 2021. Larangan ini menjadi upaya untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

Berikut 20 negara yang dilarang masuk: Indonesia, Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugal, Inggris Raya, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis, Lebanon, Mesir, India dan Jepang.



Editor : Muhammad Fida Ul Haq

BERITA TERKAIT