Sekjen Partai Perindo Ahmad Rofiq membagikan gerobak untuk membantu UMKM. (Foto Sindonews).
Bachtiar Rojab

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Ahmad Rofiq membagikan gerobak untuk membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di kantor DPP Partai Perindo, Jakarta Pusat. Bantuan ini bagian dari simbol keberpihakan Perindo terhadap rakyat. 

"Karena kita tahu bahwa ketika masyarakat di lapisan bawah itu ekonominya kuat, maka bangsa ini juga akan semakin kuat," ujar Rofiq selepas membagikan bantuan gerobak Perindo kepada pelaku UMKM, Kamis (17/3/2022). 

Menurut Rofiq, pembagian gerobak kepada pelaku UMKM adalah bagian dari simbol serta komitmen Partai Perindo yang tidak henti-hentinya peduli terhadap ekonomi kerakyatan. 

"Gerobak ini adalah bagian dari simbol keberpihakan kita terhadap mereka dan ini menjadi sebuah komitmen program Perindo terhadap masyarakat," jelasnya. 

Lanjutnya, guna mencapai ekonomi yang sejahtera tidaklah mudah, perlu adanya pondasi dari bawah untuk bisa mendongkrak kesejahteraan ekonomi bangsa. Menurutnya, dengan adanya bantuan gerobak itu menjadi salah satu cara agar pelaku UMKM bisa naik kelas. 

"Gerobak ini menjadi salah satu cara yang paling efektif untuk masyarakat bisa naik kelas, tentunya dalam konteks jualan, sebagaimana apa yg dia lakukan," ucapnya. 

Dia menjelaskan, bantuan tersebut diberikan kepada dua orang pedagang atau pelaku UMKM. "Satu pedagang mi ayam dan satu pedagang gado-gado. Kita menyerahkan ini juga sekaligus kita berikan modal kerja," jelasnya. 

Dengan bantuan tersebut, dia berharap Partai Perindo dapat berkontribusi dalam mensejahterakan pihak penerima bantuan. Serta, bisa membuat program ini lebih berkualitas dan tepat sasaran. 

"Harapannya ke depan mereka bisa naik kelas mereka bisa membuat program ini jauh lebih berkualitas sehingga para customer nya akan bertahan dan terus bertambah," tutur dia.

Selain membantu masyarakat melalui gerobak gratis, Partai Perindo juga berupaya menyejahterakan masyarakat dengan berbagai program. Misalnya, melalui pelatihan UMKM dan pemberian modal gratis. Bantuan ini dilakukan secara stimulus tanpa membedakan suku, ras, maupun golongan.


Editor : Faieq Hidayat

BERITA TERKAIT