Ilustrasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto:Antara)
Antara

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua orang, Kamis (15/4/2021). Keduanya diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi proses pengurusan terminasi kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) di Kementerian ESDM.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, kedua orang itu karyawan swasta masing-masing Burhan Kahfi dan Ahmed Faizal Riyad Abdul Cader. Mereka dimintai keterangan untuk tersangka pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal (BLEM) Samin Tan.

"Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SMT (Samin Tan)," ujar Ali di Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Dalam kasus ini, KPK telah menahan Samin Tan, Selasa (6/4/2021). Dia ditangkap di Jakarta, Senin (5/4/2021). Samin Tan sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak April 2020.

Sementara status tersangkanya telah diumumkan KPK sejak 15 Februari 2019. Dia diduga memberi suap kepada mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih sebesar Rp5 miliar terkait pengurusan terminasi kontrak tersebut.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA TERKAIT