Keamanan dan kenyamanan nakes di Papua perlu diperhatikan. (iNews.id/Uun Yuniar)
Fahreza Rizky

JAKARTA, iNews.id - Satgas Penanganan Covid-19 turut menyampaikan duka cita yang mendalam dan menyesalkan aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Kekerasan ini menyebabkan gugurnya seorang korban jiwa dari tenaga kesehatan (nakes).

Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, peran tenaga kesehatan dibutuhkan untuk melakukan penanganan Covid-19 di Indonesia sebagai garda terdepan penanganan pandemi.

Karenanya keamanan dan kenyamanan mereka patut diperhatikan agar bisa terus melayani dan menolong masyarakat, khususnya dari ancaman KKB.

"Saya berharap seluruh pihak dapat menjaga keamanan dan kenyamanan kerja para tenaga kesehatan mengingat tugas mereka yang berat dan mulia," jelas Wiku dikutip dari rilis KPCPEN pada Rabu (22/9/2021).

Sebagaimana diberitakan, KKB Papua melakukan kekerasan dengan merusak sejumlah fasilitas umum dan membakar Puskesmas Kiwirok, Papua pada Senin 13 September 2021 lqlu. KKB juga melakukan penganiayaan terhadap sejumlah tenaga kesehatan setempat dan menyebabkan satu tenaga kesehatan meninggal dunia.

Satu orang tenaga kesehatan yang tewas ialah Gabriella Meilani (22) yang gugur karena dianiaya anggota KKB Papua. Saat ini jenazahnya sudah berhasil dievakuasi TNI dibantu jajaran terkait.



Editor : Faieq Hidayat

BERITA TERKAIT