Hyundai memperkenalkan Ioniq 5 di IIMS 2022, merupakan mobil listrik pertama yang diproduksi massal di Indonesia. (Foto: iNews.id)
Dani M Dahwilani

JAKARTA, iNews.id – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memperkenalkan mobil listrik mid-size Ioniq 5 dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 di JIExpo Kamayoran, pada 31 Maret-10 April 2022. Kehadiran Ioniq 5 menjadi gebrakan di industri otomotif Tanah Air karena menjadi mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV) pertama yang diproduksi massal di Indonesia. 

Menariknya, mobil yang dibuat di Cikarang, Jawa Barat ini menggunakan material ramah lingkungan, serta menjadi mobil listrik pertama yang dibangun di atas Electric-Global Modular Platform (E-GMP). 

“Kami sangat senang karena hari ini Hyundai kembali menghadirkan kebanggaan baru sebagai bagian dari transformasi industri otomotif Indonesia. Melalui Ioniq 5, Hyundai membuktikan komitmennya membangun mobilitas masa depan, sehingga Indonesia bisa menjadi salah satu pemain penting di dunia," ujar President Director of PT Hyundai Motors Indonesia, SungJong Ha di IIMS Hybrid 2022, Kamis (31/3/2022). 

Hyundai Ioniq 5 memiliki tampilan progresif dan merepresentasikan kendaraan futuristik sesuai dengan gaya hidup praktis, namun tetap mewah. Tampilan Ioniq 5 secara keseluruhan membangkitkan kembali desain berani yang dipersembahkan Hyundai Pony, mobil Hyundai pertama di dunia yang dilahirkan pada 1974. 

Eksterior  

Karakter desain Ioniq 5 sudah terlihat dari sisi depan kendaraan yang dilengkapi Parametric Pixel LED Headlamps dan Front Center Garnish Hidden LEDs. Selain itu, kap mesin tipe clamshell membuat Ioniq 5 dapat mengoptimalkan sisi aerodinamika berkendara. 

Di sisi belakang, IONIQ 5 menampilkan ciri khasnya sebagai kendaraan berdesain modern dengan Parametric Pixel LED Rear Combination Lamps disertai bentuk spoiler yang aerodinamis. Di bagian samping, gagang pintu Ioniq 5 menggunakan tipe Flush Door Handles yang terlihat rata dengan body saat mobil dalam posisi terkunci.  

Flush Door Handles ini berfungsi secara manual pada tipe Prime dan bekerja otomatis pada tipe Signature. Desain dinamis yang menonjol juga ditunjukkan lewat konsep Parametric Dynamics, yaitu sebuah desain garis yang seakan membuat pintu baris pertama menyatu dengan pintu baris kedua. 

Desain parametrik juga ditonjolkan pada velg alloy berdiameter 20 inci, menjadikannya mobil listrik Hyundai dengan dimensi roda terbesar. Arsitektur E-GMP yang disematkan pada Ioniq 5 juga membuat model ini memiliki wheelbase paling panjang dibandingkan lini produk EV dan SUV Hyundai pendahulunya di Indonesia. 

Interior Bahan Daur Ulang 

Interior Ioniq 5 yang multi fungsi dan nyaman adalah hasil desain terinspirasi dari pengalaman masa lalu dalam menciptakan sesuatu yang baru untuk masa depan. Bahan unik yang digunakan pada Ioniq 5 adalah material jok yang terbuat dari botol PET daur ulang.  

Untuk setiap Ioniq 5, setidaknya ada 32 botol plastik yang disterilkan, dihancurkan, dan diparut menjadi serpihan plastik. Serpihan itu kemudian dicairkan dan dipintal menjadi benang yang membuat kain pelapis anyaman yang menarik namun tetap nyaman. 

Detail pada pintu Ioniq 5 terbuat dari 100 persen kertas HDPE yang dapat didaur ulang, kertas ini memiliki tekstur ringan yang sama dengan kertas tradisional Korea. Pintu serta bantalan benturan atau crash pad dari Ioniq 5 dicat dengan cat berbahan alami mengandung minyak yang diekstrak dari tanaman, seperti bunga lobak dan jagung. Tak hanya itu, cover kursi Ioniq 5 menggunakan kain campuran wol yang ramah lingkungan.  

Saat melihat ke sisi atas, keleluasaan dan keterbukaan ruang kabin Ioniq 5 semakin terasa dengan adanya Vision Roof, yaitu panel kaca besar yang memberikan pemandangan luas ke langit untuk penumpang di baris depan hingga baris belakang.  

Fitur 

Untuk kebutuhan infotainment dan konektivitas lain yang juga dimiliki oleh IONIQ 5 adalah 12.3-inch Full TFT LCD Touch Audio Display yang dapat terhubung ke smartphone secara nirkabel lewat fitur Bluetooth, atau disambungkan dengan kabel USB melalui USB multimedia port yang tersedia. Saat dibutuhkan untuk mengecas smartphone, Ioniq 5 memiliki beberapa titik dan tipe pengecasan, yaitu terdiri atas wireless smartphone charging system yang terletak di konsol tengah, dua power outlet 12V yang terletak di konsol depan dan area bagasi, serta USB power outlets yang tersebar di empat titik di area baris depan hingga baris kedua. 

Ioniq 5 juga dilengkapi dengan regenerative braking system, yaitu sebuah sistem yang akan mengisi daya baterai mobil dengan memanfaatkan energi kinetik yang dihasilkan saat mobil tengah melakukan deselerasi. Sistem ini dapat digunakan untuk membuat mobil berhenti secara sempurna menggunakan dua fitur khusus, yaitu i-Pedal dan Paddle Shifters.

Performa  

Hyundai Ioniq 5 hadir dalam empat tipe, yakni Prime Standard, Signature Standard, Prime Long Range dan Signature Long Range. Ioniq 5 Prime Standard dan Signature Standard mampu melaju dari 0-100 km/jam dalam waktu 8,5 detik. Sementara tipe Prime Long Range dan Signature Long Range dapat berakselerasi 0-100 km/jam hanya dalam waktu 7,4 detik.
 
Ioniq 5 tipe Prime Standard dan Signature Standard dapat dikendarai sejauh 384 km dalam kondisi baterai mobil terisi penuh. Sementara Ioniq 5 tipe Long Range memiliki jarak tempuh 481 km dan tipe Signature Long Range dapat menempuh jarak sejauh 451 km (berdarak WLTP). 

Meski sudah dapat dipesan, Hyundai belum mengumumkan harga Ioniq 5. Berdasarkan penelusuran dari sales di IIMS 2022 mobil listrik ini diperkirakan di rentang harga Rp700 juta-Rp800 juta. 


Editor : Dani M Dahwilani

BERITA TERKAIT