Petenis Spanyol, Rafael Nadal. (Foto: Reuters)
Muammar Yahya Herdana

MADRID, iNews.id – Para petenis asal Rusia dan Belarusia telah dilarang untuk tampil pada turnamen Wimbledon mendatang. Petenis asal Spanyol, Rafael Nadal, memberikan pembelaan atas hal tersebut.

Wimbledon memang menjadi salah satu kejuaraan yang telah melarang atlet dari Rusia dan Belarusia untuk berpartisipasi. Hal tersebut merupakan imbas dari operasi militer khusus Rusia terhadap Ukraina sejak Februari lalu.

Menanggapi masalah tersebut, Nadal pun enggan memberikan komentarnya secara gamblang. Menurutnya, Wimbledon dan juga manajemen ATP lainnya harus dapat melindungi semua pemain yang memiliki hak untuk bertanding.

"Saya tidak memiliki pendapat yang jelas tentang masalah ini dan saya tidak ingin menyatakan apa pun," ungkap Rafael Nadal dilansir dari Mirror, Kamis (12/5/2022).

“(Satu-satunya) yang bisa kami lakukan adalah berhubungan dengan Wimbledon dan manajemen ATP lainnya untuk melakukan hal-hal yang bekerja lebih baik untuk melindungi setiap pemain di ATP,” imbuh juara grand slam 21 kali itu.

Nadal pun tidak sepenuhnya setuju dengan larangan pemain Rusia dan Belarusia. Petenis berusia 35 tahun itu merasa sudah menjadi tugasnya untuk membela semua petenis untuk mendapatkan kesempatan yang sama.

“Pada akhirnya, itulah tugas kami untuk melindungi para pemain dan bekerja [untuk] keuntungan setiap pemain yang kami wakili,” pungkasnya.

Dengan larangan tersebut, beberapa pemain ternama pun tidak bisa berpartisipasi pada Wimbledon tahun ini. Di antaranya ada Daniil Medvedev, Andrey Rublev, dan juga Aryna Sabalenka.


Editor : Dimas Wahyu Indrajaya

BERITA TERKAIT