Xiaomi Kini Punya CyberDog, Robot Berkaki 4 dengan Desain Ramping dan Futuristik (Foto: Xiaomi)
Dini Listiyani

BEIJING, iNews.id - Xiaomi telah meluncurkan robot berkaki empat bernama CyberDog. Robot ini adalah mesin eksperimental open source yang menurut perusahaan memiliki kemungkinan yang tidak terduga. 

CyberDog adalah contoh terbaru dari perusahaan teknologi yang merangkul faktor bentuk berkaki empat dalam robotika. Contoh tren yang paling menonjol adalah Spot, mesin yang dibuat perusahaan AS Boston Dynamics. 

Spot mulai dijual tahun lalu seharya 74.500 dolar AS dan telah digunakan untuk berbagai kegunaan, mulai dari survei tambang berbahaya hingga membantu dokter terhubung dengan pasien dari jarak jauh. 

Nah, sayangnya tidak jelas apa tujuan Xiaomi untuk CyberDog. Dalam siaran pers, perusahaan menekankan sifat open source dari desain mesin dan pada awalnya hanya merilis 1.000 unit untuk penggemar Xiaomi, engineer, dan penggemar robot. 

Perusahaan mengatakan, mereka berharap pengguna pertama ini akan mendorong pengembangan dan potensi robot berkaki empat serta menetapkan harga robot untuk dijula 1.000 unit pertama, sebagaimana dikutip dari The Verge. 

Siaran pers yang sama menyoroti "sifat seperti hewan peliharaan" CyberDog, termasuk kemampuannya untuk menanggapi perintah suara dan mengikuti pemiliknya seperti anjing sungguhan. Namun, melihat gambar CyberDog, jelas Xiaomi tidak menjadikan mesin itu sebagai saingan Aibo, robot anjing milik Sony. 

Meskipun Aibo kecil dan imut, CyberDog ramping dan futuristik bahkan sedikit mengancam. Render mesin membuatnya terlihat seperti protagonis dalam acara TV sci-fi, mondar-mandir menaiki tangga dan muncul siluet di ambang pintu.

Xiaomi mengatakan CyberDog cukup gesit untuk melakukan backflips, dapat berlari dengan kecepatan 3,2m/s (dibandingkan dengan Spot 3,9m/s), dan bobot 3kg (dibandingkan dengan Spot 5,2kg). CyberDog didukung oleh platform Jetson Xavier AI Nvidia dan dilengkapi dengan serangkaian kamera dan sensor. 

Ini termasuk sensor sentuh, modul GPS, lensa mata ikan sudut ultra lebar, dan kamera Intel RealSense D450 untuk penginderaan kedalaman. Komponen-komponen ini memungkinkan robot untuk bernavigasi secara semi-otonom.

“CyberDog dapat menganalisis lingkungannya secara real-time, membuat peta navigasi, merencanakan tujuannya, dan menghindari rintangan. Ditambah dengan postur manusia dan pelacakan pengenalan wajah, CyberDog mampu mengikuti pemiliknya dan melesat di sekitar penghalang, ”kata Xiaomi. 

Mesin juga dapat merespons perintah suara, termasuk mengenali kata dan instruksi saat bangun, atau dapat dikontrol menggunakan aplikasi ponsel cerdas yang terhubung.

CyberDog juga memiliki tiga port USB-C dan satu port HDMI, yang menurut Xiaomi dapat digunakan untuk menyesuaikan perangkat kerasnya. Perusahaan menyarankan sensor lidar, kamera panorama, dan lampu pencarian semuanya dapat ditambahkan ke robot.


Editor : Dini Listiyani

BERITA TERKAIT