Kinerja di Atas Ekspektasi, Saham Waskita Karya Diprediksi Bangkit

Rahmat Fiansyah · Sabtu, 03 Maret 2018 - 14:26 WIB
Kinerja di Atas Ekspektasi, Saham Waskita Karya Diprediksi Bangkit

JAKARTA, iNews.id – Harga sejumlah saham konstruksi BUMN tertekan sejak terjadi insiden kecelakaan kerja pada proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang berujung pada moratorium pengerjaan proyek untuk dievaluasi.

Saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) selaku kontraktor proyek Tol Becakayu mendapat tekanan paling kencang sejak berita kecelakaan kerja meluas menjadi isu publik. Menyentuh level tertinggi Rp3.110 beberapa hari sebelum kecelakaan terjadi, saham Waskita sempat terjun hampir 8 persen ke level Rp2.870 meski perlahan bangkit ke posisi Rp2.950. Pertanyaannya, apakah saham Waskita bisa kembali menembus batas resisten dan melewati posisi tertingginya?

BACA JUGA:

Membedah Prospek Emiten Konstruksi BUMN

Meski Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) digelar pada awal April, laporan keuangan Waskita yang belum diaudit (unaudited) sudah diekspos ke publik. Laba bersih Waskita pada 2017 menyentuh Rp3,9 triliun, naik 126,6 persen dibanding 2016. Analisis sekuritas pun sepakat kinerja Waskita pada tahun lalu sangat baik dan di atas konsensus yang memperkirakan laba bersih tumbuh 120,9 persen.

Maria Renata, Analis Ekuitas Danareksa Sekuritas menyebut, laba Waskita tahun lalu cukup kuat. Perolehan laba itu tidak terlepas dari perolehan kontrak baru pada 2017 Rp138,1 triliun, naik 32,7 persen. Selain itu, margin laba Waskita juga naik menjadi 20,9 persen dari 16,7 persen di 2016.

“Kami menilai status Waskita untuk beli. Kami masih mengkaji perkiraan kami untuk tahun ini berdasarkan laporan Waskita yang kuat tahun lalu. Kami menunggu hasil laporan secara penuh yang akan dirilis perusahaan,” kata Maria dalam risetnya kepada klien. Danareksa menetapkan target harga (target price) Rp3.000.

Samuel Sekuritas juga menyatakan, pertumbuhan pendapatan dan laba Waskita di atas perkiraan. Pertumbuhan pendapatan dan laba yang mencapai masing-masing 90,1 persen dan 126,6 persen melampaui perkiraan Samuel Sekuritas dengan selisih masing-masing 25,1 persen dan 8,8 persen.

Akhmad Nurcahyadi, Analis Senior Riset Samuel Sekuritas mengatakan, divestasi jalan tol diperkirakan menjadi katalis utama kinerja Waskita tahun ini. Dia juga menyebut, moratorium 20 proyek milik Waskita tidak akan berpengaruh pada kinerja perusahaan. Dia pun memasang target harga Rp3.250.

Sementara CIMB Sekuritas memasang target harga untuk Waskita lebih optimis lagi di level Rp3.400. Dua analis ekuitas CIMB Sekuritas, Aulia Barus dan Namira Lahuddin itu pun menilai, pencabutan moratorium proyek akan membuat Waskita lepas dari tekanan.

“Katalis penting selanjutnya bagi Waskita adalah divestasi aset jalan tol dengan yang ditargetkan rampung pada kuartal I-2018,” kata mereka.

Divestasi yang sempat gagal pada tahun lalu tersebut memiliki peluang lebih besar untuk sukses karena Waskita mematok harga yang lebih masuk akal.

Berikut ini daftar target harga sejumlah sekuritas untuk saham Waskita:

1. Danareksa Sekuritas TP 3.000

2. Samuel Sekuritas TP 3.250

3. CIMB Sekuritas TP 3.400

4. Bahana Sekuritas TP 3.500

5. Mandiri Sekuritas TP 3.200

6. Credit Suisse TP 3.100

Editor : Rahmat Fiansyah