Plt Gubernur Aceh Berencana Ubah Pengelolaan Dana Otonomi Khusus

Aditya Pratama ยท Senin, 09 Juli 2018 - 19:07 WIB
Plt Gubernur Aceh Berencana Ubah Pengelolaan Dana Otonomi Khusus

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah (kiri) dan Plt Bupati Bener Meriah Syarkawi (kanan). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

JAKARTA, iNews.id – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Aceh yang baru saja ditetapkan oleh Menteri Dalam Negeri, Nova Iriansyah berencana mengubah kembali pengelolaan dana otonomi khusus (otsus). Saat ini seluruh pengelolaan dana otsus berada di tangan Provinsi Aceh. Sementara sebelumnya pengelolaannya berada di provinsi sebesar 60 persen dan kabupaten/kota 40 persen.

Nova mengatakan, perubahan mengenai dana otsus merupakan inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Mereka mengubah kanon tentang penggunaan dana yang awalnya proporsional antara provinsi dan kabupaten/kota menjadi seluruhnya ke provinsi.

“InsyaAllah kalau itu banyak mudharatnya, termasuk beban dari provinsi begitu besar sehingga penyerapan anggaran terlambat, kami akan bicara lagi dengan DPRA, yang paling baik bagi rakyat Aceh itu seperti apa. Kalau dikembalikan seperti semula itu yang terbaik, ya kami jalankan,” kata Nova di Gedung Kemendagri, Jakarta, Senin (9/7/2018).

Dia juga menampik adanya pengawasan yang lemah terhadap pengelolaan dana otsus. Pengawasan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Aceh telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

“Pengawasan itu kan SOP sudah jelas, prosedur sudah jelas, mekanisme sudah jelas, pengawasan itu sudah berjalan. Tapi kan memang Inspektorat menjalankan pengawasan sesuai dengab porsinya sebatas rekomendasi. Kalau ada ditindaklanjuti ke penyelidikan itu wilayahnya penegak hukum,” ujarnya.

Mengenai bantuan hukum yang akan diberikan oleh Provinsi Aceh kepada Irwandi Yusuf, Nova mengaku hal tersebut saat ini sedang dibahas dan ditelaah oleh Asisten Daerah Satu dan Biro Hukum.

“Kalau dibolehkan kami sangat berkeinginan membantu semaksimal mungkin. Saya mengulangi dari kata pak Mendagri bahwa pak Gubernur Irwandi tidak bersalah sampai dengan pengadilan membuktikan dan sebagainya,”  tuturnya.


Editor : Maria Christina