Malang, 1 Lumba-Lumba Ditemukan Mati Terdampar di Aceh Singkil

M Ropi Rahendra · Selasa, 17 Juli 2018 - 12:25 WIB
Malang, 1 Lumba-Lumba Ditemukan Mati Terdampar di Aceh Singkil

Warga mendatangi lokasi penemuan bangkai lumba-lumba di Pantai Seragian, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, Selasa (17/7/2018). (Foto: iNews/M Ropi Rahendra)

ACEH SINGKIL, iNews.id - Seekor lumba-lumba ditemukan warga mati terdampar di bibir Pantai Seragian, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. Bangkai hewan dilindungi ini pun menjadi tontonan warga setempat yang penasaran dengan keberadaan ikan lumba-lumba tersebut.

Awalnya warga menduga binatang yang mati dan terdampar di bibir pantai itu merupakan ikan paus karena ukurannya yang besar. Namun setelah ditinjau oleh petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor 18 Aceh Singkil, diketahui bahwa hewan malang yang terdampar adalah seekor lumba-lumba berukuran besar, dengan panjang empat meter dan berat sekitar satu ton.

Diperkirakan, ikan yang dilindungi itu sudah mati sejak sepuluh hari yang lalu. Pasalnya, semua kulitnya sudah mulai melepuh. Bahkan sebagian tubuhnya sudah hancur. Pihak BKSDA Resor 18 pun kesulitan mengetahui penyebab kematian dan jenis kelamin hewan mamalia itu.

“Kalau dari ciri-ciri fisik dan lokasi terdamparnya, ini hewan lumba-lumba. Kami tidak bisa memastikan penyebab kematiannya lantaran bekas-bekas luka di tubuhnya sudah tidak kentara karena mulai membusuk,” kata Kepala BKSDA Resor 18 Aceh, Sutikno.

Setelah ditinjau, untuk sementara bangkai hewan mamalia itu dibiarkan membusuk secara alami dan musnah sebagai rantai makanan. Karena lokasinya jauh yakni sekitar 10 kilometer dari pemukiman warga, bangkai lumba-lumba yang mulai membusuk itu tidak sampai mengganggu.

Penemuan bangkai lumba-lumba ini sontak menjadi tontonan warga. Banyak warga yang mengabadikan langsung bangkai lumba-lumba tersebut dengan kamera telepon genggam mereka.


Editor : Himas Puspito Putra