Dugaan Pungli, 2 Pejabat Disdik dan 2 Kepsek di Aceh Barat Kena OTT

Afsah ยท Kamis, 23 Agustus 2018 - 19:41 WIB
Dugaan Pungli, 2 Pejabat Disdik dan 2 Kepsek di Aceh Barat Kena OTT

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakasa saat menunjukkan uang sitaan dugaan kasus pungli. (Foto: iNews/Afsah)

ACEH BARAT, iNews.id – Tim tindak pidana korupsi (Tipikor) Polres Aceh Barat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan transaksi pungutan liar (pungli) dana alokasi khusus (DAK) program bantuan rehabilitasi sekolah tahun anggaran 2018. Dalam operasi senyap itu, petugas mengamankan dua oknum pejabat dinas pendidikan (disdik), dua kepala sekolah (kepsek), dan seorang kontraktor, pada Senin (20/8/2018).

Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakasa mengatakan, dalam OTT itu turut pula diamankan uang tunai Rp150 juta. Uang itu merupakan ijon dari proyek pengerjaan rehab sekolah melalui dana DAK bidang pendidikan tahun 2018.

“Ada lima tersangka yang kami tangkap. Dua pejabat di Disdik Aceh Barat berinisial MN dan RS, kemudian dua kepek inisial ZA dan AL, dan seorang kontraktor MB,” kata Bobby saat jumpa pers di Mapolres Aceh Barat, Kamis (23/8/2018).


Hasil penyelidikan sementara, setiap kepsek menyerahkan sejumlah uang dengan besaran bervariasi, mulai dari Rp 1 juta hingga Rp2 juta, untuk kelancaran administrasi pengerjaan proyek bantuan rehabilitasi sekolah yang nilai pagunya mencapai Rp3,9 miliar.

Dia mengungkapkan, pengungkapan kasus korupsi ini berawal dari adanya laporan masyarakat. Hingga saat ini, polisi masih mengembangkan kasus ini untuk mengungkap tersangka lainnya.

Para tersangka saat ini mendekam dalam penjara untuk kepentingan penyelidikan. Mereka disangkakan dengan Undang-Undang Tipikor dengan ancaman lima tahun penjara.


Editor : Donald Karouw