Bawa Sabu, 2 Perempuan Asal Aceh Diamankan Petugas Bandara Kualanamu

Stepanus Purba ยท Selasa, 04 September 2018 - 16:15 WIB
Bawa Sabu, 2 Perempuan Asal Aceh Diamankan Petugas Bandara Kualanamu

Kedua tersangka kurir sabu-sabu, KH dan MU, saat diperiksa oleh Petugas Avsec Bandara Kualanamu, Selasa (4/9/2018). (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id – Dua perempuan asal Aceh yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga diamankan oleh petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) karena berupaya menyelundupkan sabu-sabu, Selasa (4/9/2018). Dari keduanya, petugas berhasil menyita barang bukti sabu seberat 197,5 gram yang dibungkus dalam dua kemasan.

Pelaksana Tugas (Plt) Eksekutif Manager Angka Pura (AP) II Bandara Kualanamu, Yusron Fauzi mengatakan, kedua ibu rumah tangga itu berinisial KA (27) dan MU (37). Keduanya  merupakan calon penumpang Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID6881. Rute penerbangannya Kualanamu-Cengkareng-Banjarmasin.

“Kami curiga melihat gerak-gerik keduanya. Kemudian saat melintas di pemeriksaan x-ray, kami melihat ada barang mencurigakan. Selanjutnya, kami melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Yusron.

Kecurigaan petugas terbukti. Setelah melakukan pemeriksaan, petugas menemukan sabu-sabu di selangkangan keduanya. Saat petugas menginterogasi, keduanya mengaku disuruh oleh seseorang di tempat mereka bekerja. “Jika berhasil mengantarkan sabu, keduanya mendapat upah masing-masing Rp10 juta,” ujar Yusron.

Salah seorang kurir, KA mengaku baru pertama kali menjadi kurir sabu. Dari Rp10 juta yang dijanjikan, dia baru menerima Rp1 juta. Sisanya akan dia terima setelah barang haram itu sampai di tujuan. “Orang yang ngasih sabu ini bilang taruh di celana dalam, pasti enggak ketauan, tapi nyatanya ketahuan. Saya menyesal, anak saya tidak ada yang ngurus nanti,” kata KA.

Petugas Avsec Bandara KNIA selanjutnya menyerahkan kedua tersangka ke Polres Deliserdang untuk proses hukum lebih lanjut.


Editor : Maria Christina