Mahasiswa Unsyiah Promosikan Wisata Aceh di Media Sosial

Sindo Weekly ยท Kamis, 05 September 2018 - 13:46 WIB
Mahasiswa Unsyiah Promosikan Wisata Aceh di Media Sosial

Para pembicara dalam Weekly Forum yang dihelat oleh SINDO Weekly bersama Telkom dan Fisip Unsyiah. (Foto: Sindo Weekly)

BANDA ACEH, iNews.id - Sebagai provinsi paling barat di Indonesia, Aceh menjadi tepi negeri yang paling penting. Tak hanya itu, Aceh juga punya banyak destinasi wisata yang memesona. Berbagai upaya promosi wisata telah dilakukan oleh pemerintah baik pusat, daerah dan sejumlah pihak lainnya.

Kini promosi wisata Aceh juga dilakukan oleh para mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dengan cara dan gayanya anak zaman now. Mereka mempromosikan potensi dan destinasi wisata, khususnya di wilayah terluar, terdepan, dan terpencil (3T) melalui media sosial (medsos).

Hal ini tampak pada ajang Weekly Forum bertopik "Peran Telekomunikasi Pada Pemasaran Wisata Bahari di Wilayah 3T Aceh" pada Selasa (4/9/2018) di Aula Fisip Unsyiah, Banda Aceh.

Zamzam, mahasiswa Fisip Unsyiah pemilik akun twitter @zamzamharnes misalnya, yang menuliskan pesan ajakan yang kreatif. "Berjalanlah kamu ke pelosok negeri mumpung memiliki kaki. Dan nikmati pesona bahari Aceh yang cantik hingga ke tepi-tepi negeri," tulisnya dalan status akunnya.


Weekly Forum yang dihelat oleh SINDO Weekly bersama Telkom dan Fisip Unsyiah ini menghadirkan sejumlah pembicara. Salah satuny yakni Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Amiruddin. Dia mengatakan, upaya yang dilakukan anak muda di medsos dalam mempromosikan Aceh berdampak sangat positif. "Promosi wisata kami lakukan lewat berbagai media, baik cetak, elektronik, event dan sebagainya. Tapi yang dilakukan anak zaman now ini, efektif sekali," kata Amiruddin.

Terbukti, Hasbi Azhar pengelola startup wisata #KelilingAceh yang juga hadir sebagai pembicara dalam setiap pekannya tak pernah sepi order. "Dalam tiga tahun terakhir ini, sudah banyak para pelancong dari luar Sumatera, terutama Jawa yang berwisata ke Aceh," ujarnya.

Sementara itu, pembicara lainnya Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsyiah Alfiansyah Yulianur BC mengatakan, topik wisata yang ramai diperbincangakan mahasiswa di medsos mampu meredam hoaks dan ujaran kebencian. "Dengan mengunggah konten wisata yang cantik dan memikat, medsos semakin sejuk dan inspiratif," ucapnya.

Upaya promosi wisata di medsos ini tentunya membutuhkan infrastruktur telekomunikasi yang handal. Manager Business, Government and Enterprise Service Telkom wilayah Aceh Muhammad Nur menuturkan, pihaknya sudah membangun jaringan telekomunikasi hingga tepi negeri di wilayah Aceh. "Jadinya, para mahasiswa dan wisatawan dapat berbagi keindahan dan pesona wisata Aceh dari berbagai tepi negeri tanpa kesulitan mengakses internet," tuturnya.

Weekly Forum yang diikuti lebih dari 300 mahasiswa ini merupakan rangkaian Ekspedisi Tepi Negeri yang dihelat oleh Majalah SINDO Weekly di Aceh. "Aceh merupakan daerah kedua yang kami kunjungi dalam Ekspedisi Tepi Negeri sepanjang tahun 2018 ini. Pertama di Kalimantan Utara, yang merupakan tepi negeri di utara yang berbatasan dengan Malaysia. Selanjutnya, Ekspedisi Tepi Negeri akan berlanjut ke Nusa Tenggara Timur sebagai tepi negeri selatan, dan Papua sebagai tepi negeri di sisi timur," kata Wakil Pemimin Redaksi SINDO Weekly Asep Saefullah.

Menurutnya, salah satu fokus program Nawacita Pemerintahan Jokowi-JK yakni membangun dari pinggiran. Berbagai program fisik dan nonfisik dilaksanakan di daerah perbatasan. "Ekspedisi Tepi Negeri ini merupakan upaya merekam dan mempublikasikan kondisi terkini di daerah perbatasan," tuturnya.


Editor : Donald Karouw