3 Kecamatan di Aceh Tenggara Diterjang Banjir Bandang, 1.225 Terdampak

Antara ยท Minggu, 02 Desember 2018 - 08:22 WIB
3 Kecamatan di Aceh Tenggara Diterjang Banjir Bandang, 1.225 Terdampak

Ilustrasi banjir bandang. (Foto: Istimewa)

ACEH, iNews.id – Dalam sepekan terakhir, banjir bandang telah tiga kali menerjang sejumlah lokasi di tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh. Dalam serangkaian musibah itu, setidaknya merusak 60 rumah, satu jembatan dan jalan lintas nasional hingga menyebabkan 1.225 warga terdampak, serta 216 jiwa atau 47 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi.

Teranyar yakni banjir bandang yang menerjang tiga desa di Kecamatan Badar yaitu Desa Natam Baru, Kayu Metangur dan Desa Natam, Jumat (30/11/2018). Musibah ini mengakibatkan 20 rumah rusak berat, dua jembatan tersumbat material banjir, dan satu masjid hanyut.

"Banjir bandang kembali terjadi di Aceh Tenggara (30/11), kali ini di tiga desa di Kecamatan Badar,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh, Sabtu (1/12/2018).

Dadek merinci, total 20 rumah yang rusak, 17 unit di antaranya di Natam Baru, berikut masjid, satu jembatan, dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Menderung tertimbun material banjir.

Di Desa Kayu Metangur, tiga rumah hanyut terbawa air dan di Natam Lama terdapat satu jembatan sepanjang 40 meter tersumbat material banjir. Sedikitnya 52 KK yang merupakan warga Dusun Lawe Menderung, Kecamatan Natam Baru mengungsi ke Madrasah Tsanawiyah Darul Hasanah di desa setempat.

Dia menjelaskan, banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Aceh Tenggara terjadi akibat hujan dengan intensitas lebat secara terus menerus dalam sepekan terakhir.

"Alat berat sudah kami turunkan dan sedang melakukan pembersihan di areal Jembatan Sungai Menderung dan badan jalan. Selain itu, kami juga sudah mendirikan tenda pengungsi dan berkoordinasi untuk mendirikan dapur umum," tutur Dadek.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat menyatakan, secara umum wilayah Aceh telah masuk puncak musim hujan hingga awal 2019. Wilayah di Aceh telah memasuki musim penghujan. Mulai November, sampai Januari 2019," ujar Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Blang Bintang Zakaria Ahmad.

Diketahui, sebelumnya banjir bandang dan tanah longsor juga menerjang Kecamatan Ketambe dan Lauser, pada Sabtu (24/11) dan Senin (26/11). Musibah ini menimbulkan dampak kerusakan rumah warga yang kini tinggal sementara di lokasi pengungsian.


Editor : Donald Karouw