Aturan Larangan Pria Duduk Semeja dengan Wanita di Bireun Tuai Pro dan Kontra

iNews ยท Jumat, 07 September 2018 - 18:34 WIB
Aturan Larangan Pria Duduk Semeja dengan Wanita di Bireun Tuai Pro dan Kontra

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

ACEH, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Bireuen, Aceh, mengeluarkan peraturan daerah (perda) larangan laki-laki duduk satu meja dengan wanita bukan muhrimnya. Perda yang ditandatangani Bupati Bireueun, Saifannur, tertanggal 30 Agustus 2018 itu berisi 14 poin imbauan dan larangan bagi pemilik warung kopi, kafe, dan restoran dalam menjalankan usaha.

Dua poin yang menjadi sorotan adalah larangan bagi laki-laki duduk satu meja dengan perempuan yang bukan muhrimnya, serta larangan kepada pemilik warung menerima pelanggan perempuan di atas pukul 21.00 WIB, kecuali bersama muhrimnya.

Aturan itu langsung menuai pro kontra. Mereka yang kontra khawatir warung kopi, kafe, atau restoran gulung tikar karena tidak ada pelanggan lagi.

Sementara yang setuju menilai aturan itu bisa mencegah pergaulan bebas di kalangan remaja yang semakin mengkhawatirkan. Bupati Bireun Saifannur hingga kini belum memberikan keterangan menanggapi pro kontra aturan tersebut.

Video Editor : Mu'arif Ramadhan


Editor : Dani Dahwilani