Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tenggara, Puluhan Rumah Rusak

Ismail Marzuki ยท Sabtu, 01 Desember 2018 - 10:03 WIB
Banjir Bandang Kembali Terjang Aceh Tenggara, Puluhan Rumah Rusak

Banjir bandang kembali melanda tiga desa di dua kecamatan di Aceh Tenggara, Aceh, Sabtu (1/12/2018). (Foto: iNews/Ismail Marzuki)

ACEH TENGGARA, iNews.id - Banjir bandang kembali menerjang Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, Sabtu (1/12/2018) pagi tadi. Setidaknya tiga desa di Kecamatan Ketambe dan Kecamatan Badar, terdampak banjir bandang. Akibat banjir bandang susulan itu, puluhan rumah warga hanyut dan rata dengan tanah. Sebagian porak poranda diterjang gelondongan kayu dan batu besar.

Detik-detik naiknya debit air naik bercampur material banjir, di jembatan Desa Natam, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara terekam dalam video amatir yang diambil salah seorang warga. Dalam video itu terlihat warga yang panik berhamburan menuju ke daratan saat melihat air sudah naik ke jembatan.

Kondisi ini terjadi akibat tingginya curah hujan yang melanda wilayah Aceh Tenggara, sejak Jumat (30/11/2018) kemarin sore hingga malam hari.



“Banjir bandang susulan ini lebih parah dibanding banjir yang terjadi senin malam lalu. Ada tiga yang terdampak banjir bandang, yakni Desa Kayu Mentangur di Kecamatan Ketambe, Desa Natam Baru serta Desa Natam di Kecamatan Badar,” kata salah seorang korban banjir, Armen Tony, Sabtu (1/12/2018).

Banyaknya material banjir seperti gelondongan kayu dan batu besar yang menghantam permukiman warga, mengakibatkan dua puluh rumah hancur porak poranda. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat bencana ini, namun mereka kehilangan rumah dan harta benda, karena hanya bisa menyelamatkan diri ke dataran yang lebih tinggi.

Akibat banjir bandang ini, ratusan warga terpaksa mengungsi di gedung sekolah dan rumah kerabat mereka. Saat ini tim gabungan masih melakukan evakuasi korban banjir.

Sebelumnya banjir bandang terjadi Senin (26/11/2018) malam. Tiga rumah hanyut sementara 22 rumah lainnya rusak parah diterjang banjir.


Editor : Himas Puspito Putra