Banjir Landa 2 Kabupaten di Aceh akibat Hujan Deras, Ratusan Rumah Terendam

Antara, Jamal Pangwa ยท Kamis, 24 Oktober 2019 - 21:49 WIB
Banjir Landa 2 Kabupaten di Aceh akibat Hujan Deras, Ratusan Rumah Terendam

Anak-anak bermain air saat banjir melanda desa mereka di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi. (Foto: iNews.id/Jamal Pangwa)

ACEH BARAT, iNews.id – Bencana banjir menerjang Kabupaten Aceh Barat dan Pidie Jaya, Provinsi Aceh setelah hujan deras mengguyur dua wilayah itu, Kamis (24/10/2019).

Di Aceh Barat, banjir merendam 11 desa di dua kecamatan yakni, Woyla Timur dan Woyla Barat. Di Woyla Timur, banjir melanda Desa Blang Dalam, Bukit Meugajah, Blang Makmue, Desa Blang Baro, Tuwie Eumpeuk, Alue Meuganda, Rambong Pinto, serta Blang Luah.

Kemudian tiga desa lainnya masing-masing di Desa Blang Luah, Alue Leuhob, serta Napai Kecamatan Woyla Barat.

“Kami masih melakukan pendataan akibat dampak banjir ini," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Mukharuddin.

BACA JUGA: Banjir 3 Meter Landa Aceh Selatan, Ratusan Warga Mengungsi

Banjir yang melanda daerah pedalaman tersebut juga mengakibatkan aktivitas masyarakat di lokasi terdampak banjir, juga ikut terganggu.

Dia mengakui hingga Kamis siang ketinggian air di lokasi banjir masih tinggi dan debit air juga masih terus bertambah. "Sejauh ini juga belum ada laporan warga yang mengungsi akibat banjir di Aceh Barat." 

Selain di Aceh Barat, banjir juga menerjang Kabupaten Pidie Jaya. Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah itu hingga membuat Sungai Metureudu meluap dan menggenangi sejumlah ruas jalan di dua kecamatan setinggi 30 cm.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pidie Jaya, Syukri Itam mengatakan, banjir dengan rata-rata ketinggian muka air 50 cm hingga satu meter lebih melanda kawasan pinggiran daerah aliran sungai atau DAS Krueng Meureudu, yakni Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua.

Banjir yang terjadi Rabu (23/10/2019) malam itu merendam 10 desa di dua kecamatan. Di Meurah Dua, banjir menggenangi Desa Meunasah Blang, Dayah Usen, Meunasah Raya, Meunasah Mancang dan Pante Beureune. Sedangkan di Kecamatan Meureudu, banjir merendam Desa Meunasah Lhok, Meunasah Gantung, dan Beurawang.

“Banjir ini terjadi akibat meluapnya (Sungai) Krueng Meureudu dan curah hujan dengan intensitas tinggi. Ada ratusan unit rumah di dua kecamatan yang terendam banjir,” katanya.

Dia mengatakan, banjir mulai memasuki permukiman penduduk sekitar pukul 19.30 WIB. Namun air terus meningkat karena curah hujan terus menguyur pengunungan, sehingga debit air sungai terus bertambah.

“Banjir membuat rumah warga dan jalan lintas kabupaten tergenang lumpur setinggi 30 cm. Sehingga arus lalu lintas atau aktivitas warga terhenti karena tak bisa melintasi jalan,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki