BMKG: 57 Titik Panas Terdeteksi di Wilayah Aceh

Antara ยท Jumat, 31 Agustus 2018 - 13:56 WIB
BMKG: 57 Titik Panas Terdeteksi di Wilayah Aceh

Pegiat lingkungan memantau kebakaran di taman hutan raya (Tahura) di Kawasan Saree, Seulawah, Aceh Besar, Aceh, Jumat (24/8). (Foto: Antara/Irwansyah Putra).

Facebook Social Media Twitter Social Media Google+ Social Media Whatsapp Social Media

BANDA ACEH, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, terdapat 57 titik panas terdeteksi oleh satelit sejak Kamis (30/8) di wilayah Aceh. Titik panas tersebut tersebar di delapan kabupaten.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Zakaria Ahmad mengatakan ada 19 titik di antaranya sebagai titik api dan tujuh titik panas patut diduga sebagai titik api dengan total berjumlah 26 titik.

“Ke-19 titik panas terdiri dari Gayo Lues 10 titik terpantau di empat kecamatan, yakni Putri Betung empat titik, Rikit Gaib tiga titik, Teripe Jaya dua titik, dan Terangon satu titik,” kata Zakaria, Jumat (31/8/2018).

Selanjutnya, kata dia, Aceh Tengah menyumbang tujuh titik panas di dua kecamatan, yaitu Silih Nara empat titik, dan Linge tiga titik. Terakhir Bener Meriah, dan Aceh Besar masing-masing satu titik di dua kecamatan, yakni Bukit dan Seulimun.

"Sedangkan tujuh titik panas diduga sebagai titik api, yakni Aceh Tengah, Aceh Jaya, dan Aceh Besar sama-sama menyumbang dua titik. Dan satu titik di Gayo Lues," ujarnya.

Dia mengatakan sisanya 31 titik panas memiliki tingkat kepercayaan persentase tidak patut diduga sebagai titik api akibat kebakaran hutan dan lahan, seperti 14 titik di antaranya terdapat di Aceh Tengah, dan Gayo Lues ada enam titik.

"Aceh Tenggara, dan Aceh Jaya masing-masing tiga titik panas. Aceh Barat, dan Bener Meriah sama-sama dua titik, dan Aceh Selatan satu titik," katanya.

Dilaporkan, perkebunan yang ditanami pohon jati di Desa Lawe Sumur, Kecamatan Tanoh Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, milik warga setempat terbakar.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Ahmad Dadek mengatakan, perkebunan yang ditanami pohon jati di Desa Lawe Sumur, Kecamatan Tanoh Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh, milik warga setempat terbakar pada Kamis (30/8), pukul 18.02 WIB.

"Luas lahan kebun jati yang terbakar, hingga saat ini masih dalam pendataan oleh BPBD Aceh Tenggara, termasuk penyebab terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan oleh aparat kepolisian setempat," kata dia.


Editor : Muhammad Saiful Hadi