Dihantam Ombak Tinggi, Kapal Penyeberangan di Aceh Kesulitan Turunkan Penumpang

Afsah ยท Rabu, 28 Agustus 2019 - 14:45 WIB
Dihantam Ombak Tinggi, Kapal Penyeberangan di Aceh Kesulitan Turunkan Penumpang

Kapal penyeberangan di Aceh Barat kesulitan turunkan penumpang lantaran dihantam gelombang tinggi. (Foto: iNews/Afsah).

ACEH BARAT, iNews.id - Kapal penyeberangan KM Teluk Sinabang dihantam gelombang tinggi saat bersandar di Pelabuhan Kuala Bubon, Kabupaten Aceh Barat. Beberapa penumpang memaksakan diri lompat dari kapal.

Kepala UPTD Pelabuhan Kuala Bubon, Romi Masri mengatakan, ketika kapal dengan rute Kabupaten Semeulu - kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat ini bersandar di dermaga, tiba-tiba saja gelombang tinggi menghantam kapal tersebut.

"Gelombang besar membuat kapal tidak seimbang," kata Romi kepada wartawan di Kantor Pelabuhan Kuala Bubon, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, Rabu (28/8/2019).

BACA JUGA: 2 Hari Hilang, Mahasiswa asal Papua Diduga Terseret Arus di Pantai Aceh

Setelah 15 menit proses bersandar kapal masih terganggu gelombang tinggi, akhirnya pihak pelabuhan meminta KM Teluk Sinabang menjauh dari dari dermaga. Sebab, tali pengikat kapal putus akibat hantaman gelombang tersebut.

Menurut dia, ada beberapa penumpang memaksakan diri turun dengan melompat dari kapal. Namun sebelum ombak tinggi, sebagian penumpang dan kendaraan sudah berhasil diturunkan, hanya sebagian bertahan di dalam kapal.

"Sebagian penumpang dan kendaraan sudah turun. Sebagian lagi masih di dalam kapal, mereka tidak bisa turun karena gelombang tinggi tersebut," ujar dia.

BACA JUGA: 2 Mahasiswa USU Tewas Terseret Ombak di Tapaktuan Tapa Aceh Selatan

Karena banyak penumpang yang memaksakan lompat dari kapal, ABK pun langsung menutup pintu masuk keluar penumpang.

Dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Meulaboh, ketinggian gelombang di perairan Aceh Barat selama sepekan terakhir mencapai empat meter.

"Memang gelombang tinggi. Bahkan ada yang nyaris terjepit saat keluar dari kapal, lalu gelombang tinggi datang menghempas kapal," kata seorang penumpang, Pasari Udin.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal