Gadis di Nagan Raya Aceh Jadi Korban Dukun Cabul hingga Hamil 6 Bulan

Afsah ยท Rabu, 30 Januari 2019 - 09:47 WIB
Gadis di Nagan Raya Aceh Jadi Korban Dukun Cabul hingga Hamil 6 Bulan

Pelaku IR, dukun cabul asal Nagan Raya, Aceh, saat akan dibawa ke sel tahanan. (Foto: iNews/Afsah)

NAGAN RAYA, iNews.id – Sungguh miris yang dialami gadis muda berinisial NW (23) asal Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Niatnya untuk menikah pada Maret 2019 terancam batal usai menyadari dirinya telah hamil 6 bulan.

Korban lantas melaporkan seorang dukun berinisial IR, warga Desa Serba Guna, Kecamatan Darul Makmur, ke Polres Nagan Raya. Dalam laporannya, korban mengaku telah dicabuli pelaku sebanyak 10 kali hingga kini berbadan dua.

Informasi yang dirangkum iNews, kasus ini berawal saat korban pada Juni 2018 mendatangi pelaku yang dikenal sebagai seorang dukun. Dia meminta pengobatan dan agar dilancarkan jodoh.

Niat korban dimanfaatkan pelaku untuk melakukan aksi bejatnya. Dia memperdaya korban agar mengikuti ritual dengan cara berhubungan layaknya suami istri agar cepat dapat jodoh. Korban pun menurut dan dicabuli pelaku sebanyak 10 kali dalam rentang 3 bulan.

BACA JUGA: Bejat, Ayah Cabul Setubuhi Anak Kandung Selama 10 Tahun di Surabaya

Kasus ini terungkap saat korban memeriksa wajib tes kehamilan sebagai syarat nikah. Sebab pada Maret mendatang, korban sudah merencanakan akan melangsungkan pernikahan dengan kekasihnya yang baru saja dia kenal.

Betapa terkejutnya pihak keluarga saat tahu korban tenyata hamil dan usia kandungannya sudah berjalan 6 bulan. Mereka kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Nagan Raya.

Polisi yang menerima laporan langsung mengamankan pelaku IR tanpa perlawanan. Sementara sang gadis yang jadi korban dukun cabul kini menanggung malu hingga rencana pernikahannya juga terancam gagal.

“Modus pelaku yakni mencabuli korban yang datang padanya untuk meminta dilancarkan jodoh dengan tipu dayanya. Pengakuannya sudah 10 kali dilakukan hingga korban hamil 6 bulan,” ujar Kasatreskrim Polres Nagan Raya AKP Bobi Putra Ramadan, Rabu (30/1/2019).

Sementara pelaku IR mengakui perbuatannya. IR menuturkan sudah 9 tahun menjadi seorang dukun dan telah banyak membantu pasiennya. Dia mengaku memperdaya korban dengan mencabulinya sebagai syarat agar mendapat jodoh. “Itu hanya modus saya saja,” ucapnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku IR terancam hukuman cambuk sebanyak 175 kali di depan umumatau kurungan penjara 125 bulan, sesuai Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Pelecehan Seksual.


Editor : Donald Karouw