Gajah Sumatera Mati di Kawasan Perkebunan Aceh Timur, Diduga Keracunan Makanan

Antara, Muhammad Maulidin ยท Kamis, 21 November 2019 - 19:22 WIB
Gajah Sumatera Mati di Kawasan Perkebunan Aceh Timur, Diduga Keracunan Makanan

Gajah betina berusia 25 tahun ditemukan mati di perkebunan Aceh Timur. (Foto: iNews/Mohamad Maulidin)

ACEH TIMUR, iNews.id - Seekor gajah Sumatera ditemukan mati di area Hak Guna Usaha (HGU) PT Atakana, Desa Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Pereulak, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (21/11/2019).

Gajah betina tersebut berusia 25 tahun mati sekitar 4-6 hari sebelumnya ditemukan. Bangkai gajah berjenis kelamin betina tersebut awalnya ditemukan pekerja yang hendak membersihkan kebun, kemudian dilaporkan ke pihak perusahaan perkebunan.

Setelah diteruskan kepihak kepolisian setempat, lalu dilaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Resort Langsa untuk ditindak lanjuti.

BACA JUGA: Gajah yang Diyakini Tertua di Dunia Mati di Usia 88 Tahun

Tim BKSDA Aceh dan Tim identifikasi Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Timur turun ke lokasi melakukan nekropsi.

Sejumlah sampel dilakukan nekropsi akan dibawa ke Labfor Mabes Polri, guna mengetahui penyebab kematian satwa dilindungi itu.

"Sampel yang kita ambil dari dalam perut gajah antara lain hati, limpa, usus, isi usus, cairan lambung dan isi talon," kata tim BKSDA Aceh Dr Rosa Rika Wahyuni usai melakukan nekropsi.

Berdasarkan hasil macroskopis dari nekropsi yang dilakukan, kata dia, kematian gajah Sumatera tersebut diduga akibat keracunan.

“Bahkan kita juga menemukan hal yang tidak biasa dalam lambung gajah ini yakni pakan didalam lambung berwarna hitam semuanya," kata Dr Rosa.

BACA JUGA: Kawanan Gajah Kembali Rusak Kebun Warga Aceh Timur

"Seluruh sampel diambil akan dibawa ke Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri guna dilakukan pengujian, setelah hasil uji labfor nanti yang akan membuktikan penyebab dari kematian gajah ini," kata Dr Rosa.

Kasatreskrim Polres Aceh Timur, AKP Dwi Aris Purwoko mengatakan, petugas bersama tim BKSDA Aceh melakukan nekropsi ( pemeriksaan kematian ) terhadap gajah yang diperkirakan berumur 25 tahun itu.


Editor : Kastolani Marzuki