Kebakaran Rutan Kelas IIB Sigli Aceh Dipicu Penarikan 15 Dispenser dari Napi

Jamal Pangwa, Antara ยท Senin, 03 Juni 2019 - 20:00 WIB
Kebakaran Rutan Kelas IIB Sigli Aceh Dipicu Penarikan 15 Dispenser dari Napi

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar Rutan Kelas IIB Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh, Senin (3/6/2019). (Foto: iNews/Jamal Pangwa)

SIGLI, iNews.id – Kebakaran di Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas IIB Sigli, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, ternyata dipicu oleh penarikan dispenser dari para narapidana oleh petugas rutan, Senin (3/6/2019). Aksi itu memicu kemarahan para napi sehingga terjadi aksi pembakaran fasilitas rutan.

“Pemicu kebakaran disebabkan hal kecil dimulai dari penarikan dispenser oleh petugas dari warga binaan,” kata Kepala Divisi Pemasyarakaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil-Kemenkumham) Aceh, Meurah Budiman di Rutan Negara Kelas IIB Sigli.

BACA JUGA:

Lapas di Pidie Aceh Terbakar, Polisi Bersenjata Lengkap Amankan Lokasi

Pascakebakaran, Napi Larang Polisi Masuk ke Rutan Kelas IIB Sigli Aceh

Meurah mengatakan, kepala Rutan Kelas IIB Sigli sebelumnya membagikan 15 dispenser sejak lima bulan yang lalu, khusus untuk warga binaan. Dispenser itu diharapkan memudahkan mereka dalam melaksanakan ibadah bulan suci Ramadan.

“Namun, 15 dispenser ditarik oleh petugas rutan dari warga binaan tanpa alasan yang jelas. Hal ini menyebabkan kerusuhan dan terjadinya aksi pembakaran fasilitas rutan,” ujarnya.

Pascakebakaran Rutan Negara Kelas IIB Sigli, para warga binaan juga menyampaikan tiga tuntutan kepada Kepala Divisi Pemasyarakaran Kanwil Kemenkumham Aceh.

“Tadi mereka meminta tiga hal, pertama arus listrik segara diaktifkan kembali agar memudahkan mereka melaksanakan ibadah salat tarawih, kedua pelaku penarikan dispenser dipindahkan, dan ketiga kunjungan tamu bisa segera normal,” kata Budiman didampingi Kapolresta Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar dan Kodim 0102/Pidie Letnan Kolonel ARM Wagino.

Budiman juga mengaku, saat ini Rutan Negara Kelas IIB Sigli melebihi kapasitas maksimal yakni, 466 orang dari seharusnya hanya 120 orang.

BPBD Pidie, Provinsi Aceh sebelumnya menurunkan empat unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api yang melalap rutan tersebut dari pukul 11.30 WIB. Pada pukul 14.40 WIB, tampak api yang membakar rutan sudah padam total.

Sejumlah personel polisi dilengkapi senjata laras panjang serta perisai dan pentungan hingga kini masih siaga satu di lokasi guna mengamankan area rutan.

“Hanya satu orang yang dievakuasi dan yang lainnya masih di dalam rutan,” kata Kapolresta Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar.


Editor : Maria Christina