Lapas Banda Aceh Rusuh, Ditjenpas Duga Ada Provokasi dari Napi

Ilma De Sabrini ยท Kamis, 29 November 2018 - 22:47 WIB
Lapas Banda Aceh Rusuh, Ditjenpas Duga Ada Provokasi dari Napi

ILustrasi kerusuhan lapas.

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah narapidana (napi) melarikan diri alias kabur usai terjadi kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banda Aceh, Aceh, Kamis (29/11/2018) sore. Para napi kabur dengan memecahkan kaca jendela gedung utama lapas.

Kabag Humas Ditjenpas Kemenkum HAM Ade Kusmanto menduga ada beberapa napi yang memprovokasi napi lainnya hingga terjadi kerusuhan. Tidak hanya kerusuhan, beberapa napi pun juga ikut kabur.

"Iya. Saya berkeyakinan sekali ada beberapa napi yang memprovokasi napi lain untuk melarikan diri. Kami meyakini ada aktor provokator dari napi," katanya kepada iNews.id, Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Salah satu yang membuat pihaknya yakin, Ade menambahkan, karena di dalam lapas yang terletak di Lambaro, Kabupaten Aceh Besar itu, masih banyak napi lainnya.

BACA JUGA: Rusuh di Lapas Banda Aceh, 113 Napi Kabur dan Rusak Fasilitas Lapas

Dia mengaku, hingga kini pihaknya belum mengetahui motif di balik kerusuhan yang membuat para napi tersebut kabur. "Motifnya apa kami belum bisa sampaikan karena ini kan baru kejadian. Besok atau lusa baru kami dalami," ujarnya.

Meski begitu, dia menambahkan, ada juga napi yang berupaya kabur namun gagal. Napi yang gagal kabur itu karena tertangkap petugas.

"Ada. Dari napi yang berhasil ditangkap, dimintai keterangannya dan ditanya motifnya apa. Iya ada yang mau kabur tapi ada yang terhalau oleh petugas. Kaburnya ke arah sawah," katanya mengungkapkan.

Sejumlah fasilitas di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Banda Aceh, kawasan Lambaro, Aceh Besar, rusak menyusul kerusuhan yang dilakukan para narapidana (napi) di lapas tersebut, Kamis (29/11/2018) malam.

Setelah merusak jendela dan pintu, sebanyak 113 napi berhasil melarikan diri. Hingga kini, petugas gabungan masih mengejar para napi tersebut.

"Sebanyak 113 narapidana dan tahanan dilaporkan melarikan diri. Saat ini mereka sedang dalam pengejaran aparat kepolisian. Polisi masih berjaga-jaga di LP ini," kata seorang petugas penjara.


Editor : Djibril Muhammad