Masyarakat Aceh Dinilai Toleran, Perayaan Natal Berjalan Kondusif

Antara ยท Selasa, 25 Desember 2018 - 11:28 WIB
Masyarakat Aceh Dinilai Toleran, Perayaan Natal Berjalan Kondusif

Ilustrasi kekhidmatan Natal. (Foto: Antara).

BANDA ACEH, iNews.id - Perayaan Natal 2018 yang berlangsung di Aceh terpantau kondusif. Umat Kristiani di berbagai daerah Serambi Mekah merayakan Natal dengan aman dan nyaman.

Ketua Panitia Natal Gereja Katolik Patroli Hati Kudus (GKHK), Baron Pandiagan mengatakan, Natal di Aceh berlangsung sangat baik. Masyarakat di sini sangat toleran terhadap umat antaragama.

"Bahkan setiap tahun perayaan Natal di daerah yang memberlakukan hukum Syariat Islam ini berjalan tertib dan aman," kata Baron saat ditemui di GKHK Banda Aceh, Selasa (25/12/2018).

BACA JUGA: Remaja Masjid di Medan Turut Amankan Gereja saat Misa Natal

Kemudian, aparat keamanan dari TNI dan Polri disebut sangat ramah kepada para jemaat. Mereka sudah berada di gereja sejak dua hari lalu (Minggu) untuk mengamankan jalannya Hari Raya Natal.

Umat Kristiani lainnya, Darwin yang berdomisili di Peunayong, Banda Aceh juga mengaku, setiap tahun perayaan Natal berjalan dengan aman dan nyaman, tanpa ada gangguan apapun.

"Masyarakat Aceh itu sangat ramah dan perayaan Natal pun berjalan aman tanpa ada gangguan dari pihak manapun," ujar dia.

Puluhan personil TNI dan Polri terlihat mengamankan lokasi perayaan Natal bagi umat Kristiani di GKHK, Banda Aceh.

BACA JUGA: Gubernur Jamin Khidmat Perayaan Natal di Jabar

Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S Djambak, menyatakan sebanyak 1.050 personel gabungan dari unsur Polisi/TNI serta Satpol PP diturunkan di seluruh Provinsi Aceh untuk mengamankan jalannya Natal 2018.

"Natal di Aceh berjalan aman dan setiap gereja diamankan oleh 70 personel. Khusus di Banda Aceh ada 250 personel dan total keseluruhan 1.050 personel," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal