Patuhi Imbauan Bupati Aceh Besar, AP II Akan Hentikan Penerbangan saat Idul Adha

Taufan Mustafa ยท Sabtu, 10 Agustus 2019 - 19:56 WIB
Patuhi Imbauan Bupati Aceh Besar, AP II Akan Hentikan Penerbangan saat Idul Adha

Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh akan menghentikan sementara aktivitas penerbangan selama lima jam pada hari pertama Lebaran Idul Adha, Minggu (11/8/2019) besok. (Foto: iNews.id/Taufan Mustafa)

ACEH BESAR, iNews.id – PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Sultan Ikandar Muda akan menghentikan aktivitas bandara sesuai imbauan Bupati Aceh Besar Mawardi Ali saat hari pertama Lebaran Kurban atau Idul Adha 1440 Hijriah dari pukul 07.25 WIB hingga pukul 11.00 WIB.

General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Sultan Iskandar Muda, Yos Suwagiyono mengatakan, PT Angkasa Pura II sangat mendukung kearifan lokal tersebut dan akan melaksanan seperti yang diimbau Bupati Aceh Besar.

“Kami akan menghentikan aktivitas penerbangan selama lima jam saat Lebaran pertama. Kami menghargai pelaksaan syariat Islam, biasanya juga saat Lebaran pertama memang aktivitas di bandara juga sepi hingga siang,” katanya Sabtu (10/8/2019).

Pada prinsipnya, kata dia, PT Angkasa Pura tetap menghargai seluruh imbauan bupati, namun pihaknya harus mengusulkan lagi kepada regulator. “Setelah bermusyawarah dengan pihak regulator imbauan tersebut akan dilakukan sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 11.00,” katanya.

BACA JUGA:Bupati Aceh Besar Terbitkan Larangan Penerbangan saat Idul Adha

Warga Banda Aceh, Cut Melinda juga mendukung imbauan Bupati Aceh Besar untuk pelaksanaan syariat Islam di Aceh.

Warga lainnya, Misrawati menilai imbauan bupati itu sangat bijaksana. Nantinya imbauan seperti ini disesuaikan dengan kondisi karena syariat Islam tidak memberatkan sebelah pihak, tapi harus menguntungkan semua pihak.

Diketahui, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali menerbitkan larangan penerbangan di Aceh pada saat Lebaran Idul Adha. Penerbangan akan berhenti sementara selama Idul Adha pada Minggu (11/8/2019) besok.

Surat larangan penerbangan tersebut dilayangkan Bupati Aceh Besar kepada operator Bandara Sultan Iskandar Muda. Dalam surat tertanggal 24 Juli 2019 itu tertuang dua point.

Pertama, soal keputusan Aceh yang menerapkan syariat Islam. Dan Kedua, menekankan larangan penerbangan pada hari pertama Idul Fitri dan Idul Adha.


Editor : Kastolani Marzuki