Petugas Akan Tertibkan Euforia Perayaan Tahun Baru di Aceh

Armia Jamil ยท Sabtu, 22 Desember 2018 - 00:45 WIB
Petugas Akan Tertibkan Euforia Perayaan Tahun Baru di Aceh

Ilustrasi tahun baru. (Foto: Istimewa)

LHOKSEUMAWE, iNews.id - Petugas gabungan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2019 di Aceh meminta agar masyarakat tidak bereuforia dalam menyambut pergantian tahun.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan mengatakan, akan ada penertiban dari aparat gabungan bila ada masyarakat yang nekad menggelar pesta dengan euforia dan pawai-pawai di jalan.

"Lebih baik lakukan kegiatan yang sifatnya ibadah, di rumah masing-masing," kata Ari Lasta usai menggelar apel gabungan di Mapolres Lhokseumawe, Aceh, Jumat (21/12/2018).

BACA JUGA: Jelang Natal dan Tahun Baru, 149 Wanita Penghibur Diamankan Polisi

Berbeda dengan daerah lain di Indonesia, dalam menyambut tahun baru masyarakat dilarang berpesata dan euforia. Hal ini memang sudah tertuang dalam Qanun, Peraturan Syariat Islam di Aceh.

Ari Lasta mengatakan, kepolisian tentu mendukung apa yang sudah diatur Qanun. Maka itu, personelnya bersama petugas gabungan dari Satpol PP, tentu siap mengawal jalannya ketentuan tersebut.

"Kami mendukung Qanun, tidak ada euforia, pesta dan pawai-pawai ketika hari H (tahun baru)," ujar dia.

Kemudian, terkait pengamanan Operasi Lilin 2018, kata dia, ada dua kegiatan yang menjadi fokus kepolisian. Yakni, Natal dan malam pergantian tahun.

BACA JUGA: Bupati Ini Larang Masyarakatnya dan Tempat Hiburan Rayakan Tahun Baru

Untuk Natal sendiri, kepolisian akan menjaga serta mengamankan jalannya perayaan hari raya umat Kristiani di sejumlah tempat ibadah, dibantu dengan aparat TNI, Dishub serta Satpol PP.

Sedangkan, dalam pengamanan tahun baru, kepolisian akan fokus pada lokasi-lokasi keramaian, seperti jalanan, serta lokasi-lokasi publik lainnya.

"Personel yang dilibatkan dalam operasi tersebut sebanyak 123 petugas dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub serta instansi terkait lainnya," kata dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal