Polisi Tangkap 10 Napi Kabur dari LP Aceh Besar, Ratusan Masih Buron

Antara ยท Jumat, 30 November 2018 - 08:04 WIB
Polisi Tangkap 10 Napi Kabur dari LP Aceh Besar, Ratusan Masih Buron

Ilustrasi napi kabur. (Foto: Okezone)

BANDA ACEH, iNews.id - Polisi menangkap 10 narapidana yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II A Lambaro, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (29/11/2018) malam. Sementara itu, ratusan napi lainnya hingga saat ini masih buron.

Kabid Humas Polda Aceh AKBP Ery Apriyono menyatakan, personel kepolisian dari Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh terus mengejar seratusan napi yang kabur sekitar pukul 18.30 WIB.

"Berdasarkan data sementara napi yang ada di LP Kelas II A Lambaro berjumlah 720 orang, dan yang melarikan diri sebanyak 113 orang serta telah berhasil diamankan 10 orang. Selebihnya masih dalam pengejaran oleh personel jajaran Polresta Banda Aceh dan Polda Aceh," ujar dia di Banda Aceh, Jumat (30/11/2018).

Dalam peristiwa itu, seorang petugas LP bernama Budiawan Akbar menjadi korban akibat dianiaya oleh para napi di parkiran luar. Dia menjelaskan, Kamis pada waktu Salat Magrib telah terjadi pembobolan LP Kelas II A Lambaro yang dilakukan oleh napi binaan diperkirakan berjumlah lebih kurang 110 orang.

Menurut Kabid Humas, kronologis kejadian sekitar pukul 18.30 WIB saat para napi hendak melaksanakan Salat Magrib. Tiba-tiba sekumpulan napi yang berada di bagian kanan lapas mendobrak pagar jaring besi.

BACA JUGA: 

Lapas Banda Aceh Rusuh, Sejumlah Napi Mengamuk dan Melarikan Diri

Lapas Banda Aceh Rusuh, Ditjen PAS Duga Ada Provokasi dari Napi

Rusuh di Lapas Banda Aceh, 113 Napi Kabur dan Rusak Fasilitas Lapas


“Kemudian mendengar suara keributan tersebut, seorang petugas jaga bernama Munawar yang sedang berjaga di ruang P2U, mengecek dan melihat petugas jaga lain yang berada di bagian dalam LP diserang oleh para napi yang berjumlah Lebih kurang 100 orang,” kata Ery.

Melihat petugas di bagian dalam diserang oleh para napi, petugas jaga lainnya bernama Darmawan bersama tujuh orang CPNS Kemenkumham yang sedang berada di lokasi berupaya menghentikan tindakan para napi tersebut.

Namun, situasi semakin tidak terkendali. Sementara jumlah petugas jaga tidak sebanding dengan para napi, sehingga berhasil menjebol dinding pengamanan dan melarikan diri melalui persawahan yang ada di belakang LP.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto SH menyatakan, pihaknya telah mengerahkan ratusan personel untuk melakukan pengejaran atau penangkapan terhadap narapidana yang kabur tersebut.
"Petugas terus melakukan pengajaran dan sekarang kami sedang mendata jumlah napi," ujar dia.

Lebih lanjut dia menyatakan, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan penyebab kabur 113 napi dari Rutan Kelas II Lambaro, Aceh Besar itu. "Sekarang kami sedang mengumpulkan informasi penyebab lari 113 napi," ujar Trisno.


Editor : Himas Puspito Putra