Polisi Tangkap Suami yang Bunuh Istri dan 2 Anak Tiri di Aceh Utara

Armia Jamil, Antara ยท Selasa, 07 Mei 2019 - 17:26 WIB
Polisi Tangkap Suami yang Bunuh Istri dan 2 Anak Tiri di Aceh Utara

Ilustrasi penangkapan pelaku pembunuhan. (Foto: Istimewa)

BANDA ACEH, iNews.id – Pelarian AG terhenti usai ditangkap tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh. Pelaku yang melarikan diri usai membunuh istri dan dua anak tirinya di Aceh Utara tersebut diringkus petugas di kawasan Lambaro, Aceh Besar.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono mengatakan, tersangka AG diduga membunuh istrinya Ira Wati (35), serta dua anaknya, Zikra (14) dan bayinya berusia 16 bulan. Pembunuhan itu dia lakukan dalam rumah mereka di Gampong Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara Selasa (7/5/2019) pukul 04.00 WIB.

"Ketika hendak ditangkap, tersangka AG yang merupakan suami ketiga korban sedang menunggu angkutan umum. Tersangka kami amankan beberapa jam usai kejadian, sekitar pukul 08.00 WIB," kata Ery Apriyono.

BACA JUGA: Baru Menikah 5 Bulan, Suami Bunuh Istri dan Kedua Anak Tiri di Aceh Utara

Diketahui, peristiwa pembunuhan ini diketahui warga setelah salah satu satu anak korban, Zikri (6), menyelamatkan diri dari serangan pelaku dengan cara melompat dari lantai dua. Dia kemudian memberitahukan kejadian yang dialami ibu dan dua kakak adiknya kepada tetangga.

Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh yang menerima informasi tentang pembunuhan tersebut langsung bergerak ke Lhokseumawe untuk mendukung pengejaran dan penangkapan pelaku.

"Tim menerima informasi tersangka melarikan diri ke arah Banda Aceh sekitar pukul 05.00 WIB. Beberapa jam kemudian, tim melihat seseorang mirip dengan pelaku. Setelah memastikan orang tersebut benar pelaku, tim langsung menangkapnya," katanya.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban dibunuh dengan cara digorok dan ditikam. Korban yang masih bayi dimasukkan ke bak mandi. Kondisi rumah terkunci kecuali pintu di lantai dua.

"Saat ini tersangka sudah diamankan di Polda Aceh untuk penyidikan lebih lanjut serta mengungkap motif dugaan pembunuhan," tuturnya.


Editor : Donald Karouw