Ribuan Warga Terdampak Banjir di Aceh Barat dan Pidie Jaya, Jalan Tertutup Lumpur 3 Cm

Jamal Pangwa ยท Kamis, 24 Oktober 2019 - 23:30 WIB
Ribuan Warga Terdampak Banjir di Aceh Barat dan Pidie Jaya, Jalan Tertutup Lumpur 3 Cm

Alat berat dikerahkan untuk membersihkan lumpur yang menutupi ruas jalan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh setelah wilayah itu dilanda banjir akibat hujan deras, Kamis (24/10/2019). (Foto: iNews.id/Jamal P)

ACEH BARAT, iNews.id – Ribuan warga di Kabupaten Aceh Barat dan Pidie Jaya, Aceh terdampak banjir, Kamis (24/10/2019). Banjir terjadi akibat hujan deras hingga membuat sejumlah sungai meluap.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat, Bismi mengatakan, total ada 1.067 jiwa atau 332 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Woyla Timur dan Barat yang terdampak banjir dengan ketinggian air mencapa 50 centimeter.

Dia menjelaskan, sebaran warga yang terdampak bencana alam ini masing-masing Desa Blang Luah (145 jiwa/44 kepala keluarga), Gunong Panyang (48 jiwa/17 kepala keluarga), Rambong Pinto (84 jiwa/24 kepala keluarga), Alue Seuralen (45 jiwa/12 kepala keluarga), Tuwi Eumpeuk (91 jiwa/35 kepala keluarga).

Kemudian Desa Alue Meuganda (89 jiwa/25 kepala keluarga), Gampong Baro KB (78 jiwa/20 kepala keluarga), Blang Makmue (95 jiwa/29 kepala keluarga), Buket Meugajah (185 jiwa/65 kepala keluarga), Blang Dalam (191 jiwa/57 kepala keluarga) serta Teumiket Ranom (16 jiwa/4 kepala keluarga).

BACA JUGA: Banjir Landa 2 Kabupaten di Aceh akibat Hujan Deras, Ratusan Rumah Terendam

Banjir juga melanda tiga desa lainnya yakni Desa Blang Luah, Alue Leuhob, serta Napai di Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat.

"Sejauh ini kami masih melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak, sekaligus memastikan langkah selanjutnya untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan selama banjir," kata Bismi.

Menurutnya, meski tercatat jumlah warga di kawasan pedalaman di daerah itu sudah terdampak banjir, namun sebagian besar masyarakat di daerah itu masih bertahan di rumah masing-masing dan belum ada warga yang mengungsi.

Bencana alam ini terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Aceh Barat sejak dua pekan terakhir sehingga menyebabkan meluapnya aliran air sungai di daerah tersebut.

Pihaknya juga masih melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat.

"Untuk memastikan penanganan terhadap masyarakat apabila sewaktu-waktu ketinggiar air di pemukiman warga mengalami peningkatan," kata Bismi.

BACA JUGA: Banjir 3 Meter Landa Aceh Selatan, Ratusan Warga Mengungsi

Sementara itu, banjir yang melanda Pidie Jaya, Aceh mengakibatkan aktivitas warga terganggu lantaran ruas jalan di dua kecamatan tertimbun lumpur setebal 30 cm.

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah itu hingga membuat Sungai Metureudu meluap dan menggenangi sejumlah ruas jalan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pidie Jaya, Syukri Itam mengatakan, banjir dengan rata-rata ketinggian muka air 50 cm hingga satu meter lebih melanda kawasan pinggiran daerah aliran sungai atau DAS Krueng Meureudu, yakni Kecamatan Meureudu dan Meurah Dua.

“Kami sudah mengirimkan alat berat untuk membersihkan lumpur yang menutupi ruas jalan di dua kecamatan,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki