Sebelum Kabur, Ratusan Napi Serang Kepala KPLP Banda Aceh

Ilma De Sabrini ยท Kamis, 29 November 2018 - 23:18 WIB
Sebelum Kabur, Ratusan Napi Serang Kepala KPLP Banda Aceh

Ratusan napi di Lapas Kelas II A Banda Aceh kabur. (Foto: ilustrasi)

JAKARTA, iNews.id –  Ratusan narapidana Lapas Kelas II A Banda Aceh berhasil kabur setelah menyerang Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP).

Saat itu, Kepala KPLP bersama Kasi Keamanan dan Ketertiban berada di Pos Komando seusai melaksanakan salat magrib berjamaah. Mereka melihat ada tiga napi yang menggedor-gedor pagar ornamesh menggunakan barbel.

Saat didekati dan ditegur oleh Kepala KPLP, para napi tersebut tidak menggubris, bahkan mereka melakukan perlawanan dengan melempar bongkahan batu kea rah KPLP. Mereka semakin melawan dan menyiram air cabai.

“Dengan kondisi mata perih, Kepala KPLP berlari ke P2U. Nah, napi ini terus merangsek dan mendorong masuk, serta berusaha keluar melalui gedung perkantoran yang dulu pernah dibakar,” kata Dirjen Pemasyarakatan PAS, Sri Puguh Budi Utami, Kamis (29/11/2018) malam.

BACA JUGA:

Lapas Banda Aceh Rusuh, Sejumlah Napi Mengamuk dan Melarikan Diri

Lapas Banda Aceh Rusuh, Ditjen PAS Duga Ada Provokasi dari Napi

Rusuh di Lapas Banda Aceh, 113 Napi Kabur dan Rusak Fasilitas Lapas

Setelah itu, kata dia, para napi tersebut menjebol jendela yang diteralis dan mereka melarikan diri melalui jendela. Aksi kabur para napi itu dilakukan dengan memanfaatkan momen salat magrib berjamaah.

Sambil merusak pintu dan memecahkan kaca jendela, mereka melarikan diri hingga membuat para petugas lapas dan sebagian napi yang sedang khusyuk melaksanakan salat magrib berjamaah di masjid lapas terkejut.

BACA JUGA: Begini Kronologi Ratusan Napi Kabur dari Lapas Banda Aceh

"Jadi kaburnya itu saat momen melaksanakan salat magrib berjamaah. Puluhan napi menuju masjid. Tapi, ada beberapa napi yang memanfaatkan momen itu untuk melarikan diri," kata Kabag Humas Ditjenpas, Ade Kusmanto saat dihubungi iNews.id, Kamis (29/11/2018) malam.


Editor : Kastolani Marzuki