Staf Komisi Independen Pemilihan di Pidie Jaya Aceh Hilang di Pegunungan Meuredu

Jamal Pangwa ยท Sabtu, 18 Mei 2019 - 12:42 WIB
Staf Komisi Independen Pemilihan di Pidie Jaya Aceh Hilang di Pegunungan Meuredu

Warga bersama SAR, PMI dan polisi mencari korban hilang di DAS Pegunungan Meuredu. (Foto: iNews/Jamal Pangwa)

PIDIE JAYA, iNews.id – Seorang staf Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, hilang usai memancing di daerah aliran sungai (DAS) Pegunungan Meuredu. Pencarian korban telah dilakukan selama dua hari namun belum membuahkan hasil.

Anggota KIP Pidie Jaya M Yusuf mengatakan, awalnya korban yang bernama Heri bersama kelima rekannya mencari ikan air tawar di aliran DAS Meureudu sekaligus berbuka puasa bersama pada Kamis (16/5/2019). Namun saat dalam perjalanan pulang, Heri teringat alat penangkap ikan yang tertinggal di pinggir sungai. Dia pun kembali seorang diri untuk mengambilnya.

Menjelang malam, Heri tak kunjung kembali hingga membuat kelima rekannya cemas. Mereka pun mendatangi tepi sungai dan melakukan pencarian namun tak menemukan korban.

Keesokan harinya, rekan Heri melaporkan kejadian ini ke BPBD setempat. Petugas gabungan BPBD, PMI dan polisi yang mendapat informasi langsung datang ke lokasi untuk membantu melakukan pencarian.

BACA JUGA: Sikapi People Power, Polri dan TNI Akan Sweeping Massa Bersenjata Tajam

“Kami terima informasi korban memancing ikan sekaligus berbuka puasa bersama di pinggir sungai bersama kawannya orang sini juga. Kemudian korban yang merupakan staf kami di KIP ini menghilang. Kami harap keluarga korban bisa bersabar, tim SAR masih melakukan pencarian,” kata Yusuf, Jumat (18/5/2019).

Sementara Komandan Satgas SAR Pidie Jaya Munawar Ibrahim mengatakan, pencarian hari pertama belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban dan akan terus dilanjutkan. Sampai saat ini, yang ditemukan baru alat pancing dan sandal milik korban di dalam sungai, tak jauh dari lokasi anggota SAR lakukan penyelaman.

“Kami kerahkan seluruh personel untuk menyisir dan menyelam di aliran sungai. Sementara belum ada tanda baru informasi dari rekan korban. Jika korban terjebak atau tenggelam, kami akan menemukannya dan lanjutkan pencarian hari esok. Semoga masih dapat selamat,” kata Munawar.


Editor : Donald Karouw