Terima 12 Pucuk Senjata Sisa Konflik Aceh, Pangdam: Masyarakat Sudah Percaya TNI

Kastolani ยท Jumat, 17 Mei 2019 - 01:30 WIB
Terima 12 Pucuk Senjata Sisa Konflik Aceh, Pangdam: Masyarakat Sudah Percaya TNI

Panglima Kodam Iskandar Muda, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko (tengah) memeriksa senjata laras panjang bekas konflik Aceh saat rilis kasus di Banda Aceh, Rabu (15/5/2019). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id- Kodam Iskandar Muda (IM) menerima 12 pucuk senjata, delapan magazen, granat, tabung pelontar, GLM dan ranjau, serta ratusan butir amunisi sisa konflik Aceh dari masyarakat.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) Iskandar Muda Kolonel Inf Usik Samwa Parana mengatakan, sejumlah senjata yang diserahkan ini atas kesadaran masyarakat dari hasil penggalangan secara terbatas dan komunikasi sosial yang dilakukan personel jajaran Kodam IM.

“Senjata tersebut masih aktif dan diserahkan karena kepercayaan masyarakat terhadap TNI sudah tumbuh setelah damai di Aceh,” ujar Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/5/2019).

Pangdam menjelaskan, penyerahan belasan pucuk senjata itu dilakukan pada Rabu (15/5/2019). Belasan senjata itu terdiri atas sembilan pucuk senjata laras panjang dan tiga pucuk laras pendek.

Selain senjata api, Kodam IM juga menerima penyerahan 455 butir amunisi dan delapan magazen serta bahan peledak yang terdiri dari granat, tabung pelontar, GLM serta rajau. “Senjata yang kami terima terdiri dari jenis SS1, AK 101 ada enam pucuk, M16 dua pucuk dan pistol revolver,” kata Pangdam.

Pangdam juga menyampaikan, saat ini pihaknya akan terus melakukan penggalangan secara terbatas, tujuannya untuk mencegah atau meminimalisir tindakan-tindakan yang bersifat kriminal seperti perampokan mungkin juga digunakan oleh gembong narkoba.

“Setiap hari, kita terus mengimbau kepada masyarakat yang masih menyimpan senjata api agar bisa menyerahkan kepada pihak yang berwenang baik TNI maupun Polri,” ungkapnya.

Pangdam menambahkan, dengan bukti bahwa Provinsi Aceh yang sudah aman kita berharap proses pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah baik tingkat provinsi maupun tingkat daerah baik kabupaten maupun kota juga akan berjalan dengan lancar aman.

“Diharapkan kegiatan pembangunan akan lebih cepat dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut Asintel Kasdam IM, Aspers Kasdam IM, Aslog Kasdam IM, kapaldam Kasdam IM, Kabekangdam IM, dan Kapendam IM, Dandeninteldam IM serta awak media.


Editor : Kastolani Marzuki