Warga Nagan Raya Geger Kemunculan 3 Harimau Sumatera di Jalanan Desa

Antara ยท Jumat, 21 September 2018 - 11:51 WIB
Warga Nagan Raya Geger Kemunculan 3 Harimau Sumatera di Jalanan Desa

Ilustrasi Harimau Sumatera. (Foto: SINDOnews)

NAGAN RAYA, iNews.id –  Sejumlah masyarakat dua desa di Aceh, mengaku melihat Harimau Sumatera yang melintas dekat permukiman mereka. Penampakan satwa langka yang dilindungi itu telah berlangsung beberapa pekan terakhir.

Informasi yang dihimpun, ada tiga harimau Sumatera yang kerap turun dan bermain di kawasan pegunungan dan kebun sawit, sekitar 10 kilometer (Km) dari permukiman warga. Bahkan, warga yang sedang beraktivitas menuju kawasan pegunungan sempat berhadap-hadapan dengan beberapa ekor harimau. Namun satwa liar itu tidak mengejar.

"Kami langsung pulang karena bila ada harimau itu pertanda. Tidak berani lagi naik sampai ada kabar kalau harimau itu sudah berpindah," kata Adnan, salah seorang warga, Jumat (21/9/2018).


BACA JUGA:

Seekor Harimau Betina Terkam 13 Orang hingga Tewas, Warga Resah

Mangsa 3 Ekor Kambing, BKSDA Padang Tangkap Harimau Sumatera


Kemunculan Harimau Sumatera turun ke jalan itu diduga karena kawasan hutan habitat mereka terusik dengan aktivitas perusahaan perkebunan sawit yang sedang melakukan peremajaan. Ditambah lagi adanya pembukaan lahan baru oleh masyarakat di kawasan hutan.

Warga Aceh lainnya, Kamal mengaku melihat harimau saat dirinya melintasi jalan setepak untuk mengambil sawit, Rabu (19/9/2018). “Kendaraan kami dihadang. Kami sempat mendokumentasikan beberapa ekor harimau di tengah jalan," kata Kamal, Jumat (21/9/2018).

Dia menuturkan, saat itu bersama sejumlah rekannya sedang dalam truk untuk mengambil sawit. Mereka lantas menghentikan kendaraan dan menyaksikan harimau bermain di depan mobil dan mendokumentasikan kejadian tersebut.

Kamal dan teman-temannya akhirnya tidak melanjutkan perjalanan dan memilih meninggalkan lokasi tersebut, yang berjarak 10 Km dari perkampungan warga."Hari ini kami rencananya naik lagi ke sana mengambil kendaraan. Mudah-mudahan sudah tidak ada lagi harimau. Tentunya kami takut sehingga meninggalkan kendaraan di lokasi kemunculan harimau,” tuturnya.


Editor : Donald Karouw