24 Penyu Langka Berbagai Umur Raib Dimaling di Bali, Minim Bukti dan Saksi

Bona Jaya ยท Jumat, 25 Oktober 2019 - 18:14 WIB
24 Penyu Langka Berbagai Umur Raib Dimaling di Bali, Minim Bukti dan Saksi

Pencurian penyu di konservasi penangkaran penyu di Denpasar Bali terekam kamera CCTV, Jumat (25/10/2019). (Foto: iNews/Bona Jaya)

DENPASAR, iNews.idPencurian terjadi di konservasi penangkaran penyu yang ada di kawasan Pantai Sindhu, Kelurahan Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar Bali. Sebanyak 24 penyu langka berbagai umur digondol pelaku.

Aksi pencurian ini terekam kamera CCTV. Pelaku diduga seorang warga negara asing (WNA).

Dari 24 penyu yang raib, sembilan penyu berusia satu hingga empat tahun, sementara sisanya merupakan anakan penyu atau dikenal dengan tukik.

Pengelola konservasi penyu, Made Winarta mengaku peristiwa pencurian penyu langka ini baru pertama kali terjadi. Pelaku yang diduga warga asing masuk dengan cara melompati pagar saat malam hari.

“Sebelumnya tidak ada pencurian penyu, tapi setelah kejadian ini, kami akan meningkatkan penjagaan,” kata Winarta.

BACA JUGA: Jadi Lokasi Tambak Udang, Habitat Penyu di Pantai Kulonprogo Terganggu

Sementara Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Nyoman Wirajaya mengatakan meski aksi pelaku terekam di CCTV, namun polisi belum berani memastikan pelaku merupakan WNA atau bukan. Minimnya alat bukti dan saksi membuat polisi sulit menangkap pelaku.

“Sepintas dari CCTV memang seperti orang asing, tapi kita tidak bisa memastikan sebelum menangkapnya,” kata Wirajaya.

Polisi mengaku mendapatkan bukti yang minim dari aksi pencurian ini. Dia memperkirakan disebabkan pencurian yang dilakukan saat masih gelap meski sudah pukul 05.00 WITA.

“Tidak ada saksi yang melihat dan tidak ada bukti juga,” katanya.

Saat ini kasus tersebut masih didalami polisi. Sejumlah saksi akan dimintai keterangan. Kerugian akibat ulah pelaku diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.


Editor : Umaya Khusniah