Curi Uang Wisatawan Rp20 Juta, Pemuda di Kuta Selatan Diciduk Polisi

Antara ยท Sabtu, 08 September 2018 - 08:41 WIB
Curi Uang Wisatawan Rp20 Juta, Pemuda di Kuta Selatan Diciduk Polisi

Ilustrasi penangkapan pencuri. (Foto: Okezone)

KUTA, iNews.id – Seorang pemuda pekerja serabutan di Kuta Selatan, Bali, ditangkap polisi lantaran mencuri kartu kredit dan menguras isinya milik wisatawan asal Chile. Tak tanggung-tanggung, uang yang dicuri tersangka mencapai Rp20 juta.

Saat diinterogasi polisi, tersangka atas nama Yonaris Kido (24) mengaku mencuri kartu kredit korban atas nama Valentina Andrea (29) saat menginap di Vila Indogo Dream pada Rabu (5/9/2018) lalu. Tersangka mengaku masuk ke dalam kamar korban pada pukul 12.00 Wita dan mengambil kartu kredit yang berada di dalam lemari.
 
"Tersangka yang bekerja sebagai pekerja serabutan di Vila Indogo Dream telah kami tahan setelah melakukan aksi pencurian kartu kredit dan menguras uang Rp20 juta di dalam kartu kredit milik korban," kata Kapolsek Kuta Selatan, AKP Doddy Monza di Kuta Selatan, Sabtu (8/9/2018).

Aksi pencurian itu ini dilakukan tersangka seorang diri, saat dirinya membersihkan kamar vila yang disewa korban. "Setelah berhasil mengambil kartu kredit itu, tersangka meminta bantuan kepada temanya Anton untuk menguras uang di dalam kartu kredit korban," ujarnya.

Keduanya bertemu di Jalan Uluwatu atau depan Perum Puri Gading, Jimbaran untuk melakukan pencurian uang di dalam kartu milik korban. "Anton (teman tersangka) yang telah membawa kartu kredit milik korban itu bergegas pergi ke daerah Seminyak, Kuta, untuk mencairkan uang itu dengan cara menggesek," ujarnya.

Kemudian kartu tersebut dibawa oleh Anton ke Art Shop Manzone dan Art Shop Dini, di Seminyak, Kuta dan berhasil mencairkan uang sebesar Rp20 juta dari kartu kredit milik korban.

"Tersangka mengaku telah mengambil kartu kredit milik korban. Saat mengambil uang itu, tersangka mengaku dibantu temannya Anton yang sudah pengalaman mencuri uang dari ATM milik orang lain itu," ujarnya.

Tersangka ditangkap petugas dari Polsek Kuta Selatan setelah menerima laporan dari korban pada 6 September 2018, Pukul 16.00 Wita. Kepada polisi, korban mengaku telah kehilangan kartu kredit di dalam vila yang disewanya.

"Menurut keterangan korban, pada 5 September 2018, Pukul 12.00, dirinya pergi meninggalkan vila untuk jalan-jalan sejenak, di mana saat itu kamar vila yang disewa korban tidak terkunci, karena ada pengerjaan bersih-bersih. Nah, petugas yang bersih-bersih itu adalah tersangka," katanya


Editor : Himas Puspito Putra